Para penyedia layanan LLM cenderung secara default mengumpulkan dan melatih model menggunakan data dari 'layanan konsumen' yang dipakai pengguna umum secara gratis atau lewat skema langganan demi meningkatkan model. Sebaliknya, data dari API atau layanan enterprise yang digunakan perusahaan atau pengembang dengan membayar biaya umumnya dilindungi lewat kontrak agar tidak digunakan untuk pelatihan.
Di sini ada satu masalah penting yang perlu kita soroti. Yaitu pertanyaan mendasar: "Apakah produk berbayar benar-benar sama sekali tidak menggunakan data saya untuk pelatihan?"
Layanan enterprise OpenAI memang secara kontrak menyatakan bahwa data tidak digunakan untuk pelatihan, tetapi bagaimana 'janji' itu bisa diverifikasi secara teknis, dan bagaimana jaminannya bisa ditegakkan secara hukum/institusional? Untuk saat ini, karena kita tidak bisa langsung mengawasi pipeline pelatihan OpenAI, area ini pada akhirnya hanya bisa bergantung sepenuhnya pada etika penyedia layanan dan isi kontraknya.
Pertanyaan yang sama, "Apakah ada risiko data saya melebur menjadi pengetahuan model?", bukan hanya masalah DeepSeek, dan kita masih menghadapi pekerjaan rumah bahwa tidak ada solusi yang sempurna selain 'membeli' syarat kontrak yang lebih aman sesuai anggaran dan kebutuhan (misalnya API, paket enterprise), atau meng-host model sendiri demi integritas teknis yang lebih utuh.
Ungkapan berlebihan seperti "karena ini LLM Tiongkok, otomatis data pribadi disedot" tidak tepat, dan risiko struktural terkait pemanfaatan data juga tidak jauh berbeda pada LLM Amerika. Yang penting adalah meneliti dengan cermat jenis layanan dan syarat kontraknya, lalu memilih untuk membayar demi melindungi data kita atau mengambil alternatif teknis (seperti self-hosting).
7 komentar
Para penyedia layanan LLM cenderung secara default mengumpulkan dan melatih model menggunakan data dari 'layanan konsumen' yang dipakai pengguna umum secara gratis atau lewat skema langganan demi meningkatkan model. Sebaliknya, data dari API atau layanan enterprise yang digunakan perusahaan atau pengembang dengan membayar biaya umumnya dilindungi lewat kontrak agar tidak digunakan untuk pelatihan.
Di sini ada satu masalah penting yang perlu kita soroti. Yaitu pertanyaan mendasar: "Apakah produk berbayar benar-benar sama sekali tidak menggunakan data saya untuk pelatihan?"
Layanan enterprise OpenAI memang secara kontrak menyatakan bahwa data tidak digunakan untuk pelatihan, tetapi bagaimana 'janji' itu bisa diverifikasi secara teknis, dan bagaimana jaminannya bisa ditegakkan secara hukum/institusional? Untuk saat ini, karena kita tidak bisa langsung mengawasi pipeline pelatihan OpenAI, area ini pada akhirnya hanya bisa bergantung sepenuhnya pada etika penyedia layanan dan isi kontraknya.
Pertanyaan yang sama, "Apakah ada risiko data saya melebur menjadi pengetahuan model?", bukan hanya masalah DeepSeek, dan kita masih menghadapi pekerjaan rumah bahwa tidak ada solusi yang sempurna selain 'membeli' syarat kontrak yang lebih aman sesuai anggaran dan kebutuhan (misalnya API, paket enterprise), atau meng-host model sendiri demi integritas teknis yang lebih utuh.
Ungkapan berlebihan seperti "karena ini LLM Tiongkok, otomatis data pribadi disedot" tidak tepat, dan risiko struktural terkait pemanfaatan data juga tidak jauh berbeda pada LLM Amerika. Yang penting adalah meneliti dengan cermat jenis layanan dan syarat kontraknya, lalu memilih untuk membayar demi melindungi data kita atau mengambil alternatif teknis (seperti self-hosting).
Sepertinya memang tidak ada paket langganan terpisah.
Apakah ada gunanya?
Privasi pribadi diskon 75%
Wah... benar-benar nggak masuk akal, logikanya masa LLM yang mencuri data pribadiku...
Saya sudah pernah kena juga sama z.ai sih?
Bagian mana yang menurut Anda terasa tidak masuk akal?