5 poin oleh happyhaki 11 jam lalu | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Warp telah merilis kode sumber klien terminalnya sebagai open source. Repositorinya adalah warpdotdev/warp, dan lisensinya AGPL-3.0.

Warp awalnya dimulai sebagai terminal modern berbasis Rust, tetapi belakangan ini arah pengembangannya meluas ke "Agentic Development Environment", yaitu pengembangan bersama agen AI di dalam terminal.

Hal yang menarik dari rilis kali ini adalah bahwa mereka tidak sekadar membuka kode sumber, tetapi juga mengusulkan cara berkontribusi ke open source dengan memanfaatkan agen AI. Misalnya, mereka menambahkan label seperti ready-to-spec dan ready-to-implement pada issue, lalu mencoba menjalankan alur dari pengajuan ide, penulisan spesifikasi, hingga implementasi bersama agen.

Belakangan ini, sebagian proyek open source melihat meningkatnya PR atau issue berkualitas rendah yang dibuat AI sebagai beban, sehingga ada juga yang membatasi kontribusi eksternal. Sebaliknya, Warp tampak lebih memilih untuk menerima kontribusi berbasis AI dalam bentuk yang bisa dikelola melalui label dan workflow, alih-alih memblokirnya.

Open-sourcing terminal itu sendiri tentu bermakna, tetapi secara pribadi yang terasa lebih menarik adalah bahwa ini merupakan eksperimen tentang "bagaimana proyek open source akan menerima kontribusi eksternal di era agen AI".

Tautan terkait:

2 komentar

 
boolsee 3 jam lalu

Saya menginstalnya di Windows untuk melihat-lihat.

  1. Di daftar pilihan model, tampaknya tidak ada Local LLM seperti ollama.
  2. Pada penjelasan Warp tertulis bahwa percakapan bahasa alami harus dimasukkan dalam "bahasa Inggris", jadi saya tidak yakin apakah itu berarti tidak ada fitur seperti terjemahan otomatis ke bahasa Korea.