- Uber menghabiskan seluruh anggaran AI 2026 hanya dalam 4 bulan akibat perluasan penggunaan Claude Code dan Cursor, dan eksperimen produktivitas itu langsung berujung pada peninjauan ulang anggaran
- CTO Uber mengungkapkan bahwa biaya API bulanan per insinyur berada di kisaran $500–$2.000, dan 95% insinyur menggunakan alat AI setiap bulan
- 70% kode yang di-commit di Uber berasal dari AI, menandakan alat coding AI telah masuk ke alur kerja inti rekayasa
- Claude Code didistribusikan ke tim engineering pada Desember 2025, lalu setelah kemampuan tugas multilangkahnya terbukti, penggunaannya meningkat dua kali lipat hingga Februari 2026, dan pada April seluruh anggaran tahunan sudah habis
- Sementara pertumbuhan penggunaan Cursor melambat, Claude Code menjadi alat yang dominan, dan Uber kini harus menghitung ulang biaya alat coding AI di dalam pengeluaran R&D tahunan sebesar $3,4 miliar
Perluasan adopsi dan peninjauan ulang anggaran
- Uber melihat nilai besar dari Claude Code dan Cursor hingga para insinyur sulit berhenti menggunakannya, meski biayanya melonjak cepat
- Pada Desember 2025, akses ke Claude Code didistribusikan ke tim engineering, dan setelah kemampuan tugas multilangkahnya terverifikasi, penggunaannya meningkat dua kali lipat hingga Februari 2026
- Pada April 2026, biaya tersebut telah menghabiskan seluruh anggaran AI tahunan, membuat kepemimpinan harus mengambil keputusan yang tidak terduga
- CTO Uber mengatakan perusahaan harus kembali “back to the drawing board” dalam menyusun anggaran AI
Perubahan penggunaan per alat
- Cursor adalah alat besar lain yang ikut bersaing dalam adopsi, tetapi pertumbuhan penggunaannya mandek
- Claude Code menjadi alat yang dominan dalam workflow engineering
- Adopsi yang awalnya dimulai sebagai eksperimen produktivitas dengan cepat meluas, sehingga penggunaan alat AI di pekerjaan engineering internal perusahaan benar-benar menjadi arus utama
Arti tekanan biaya
- Pengeluaran anggaran Uber yang tak terduga menunjukkan seberapa bernilainya alat AI dipandang untuk produktivitas engineering
- Peran alat AI kini telah membesar sampai pembatasan akses justru terasa kontraproduktif
- Seiring semakin banyak pengembang mengadopsi Claude Code, ada kemungkinan perusahaan lain mengalami dampak serupa
- Perusahaan software akan menghadapi tekanan untuk mengelola biaya sambil mempertahankan kecepatan pengembangan
- Jika alat produktivitas pengembang dipakai sedemikian bernilai hingga para insinyur menghabiskan seluruh anggaran hanya dalam 4 bulan, maka kesimpulannya bukan alatnya yang bermasalah, melainkan anggarannya dibuat terlalu dini untuk dapat memprediksi kurva adopsi
Belum ada komentar.