7 poin oleh kivoloid 2 jam lalu | 3 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Saya menulis artikel ini untuk berbagi cara saya belakangan ini bekerja sebagai tim pengembang solo. Saya juga berharap di Korea akan semakin aktif dibagikan know-how untuk menjalankan proyek besar, bukan sekadar toy project, dengan Agentic Coding.

Ringkasan singkat

  • Semua alat seperti Claude Code, Ralph Loop, dan OpenClaw dapat didefinisikan sebagai harness, dan struktur dasar pabrik kode adalah ketika harness ini dirakit seperti komponen di pabrik
  • Sebelum coding benar-benar dimulai, lebih efisien untuk masuk ke produksi setelah cukup mematangkan urutannya: consult (diskusi perencanaan) / metaplan (desain + definisi skenario E2E) / plan (pembagian sesi)
  • Alih-alih di tengah proses coding, kualitas hasil dijaga setelahnya melalui verifikasi E2E yang didefinisikan pada tahap metaplan serta analisis/perbaikan statis melalui Ralph Loop
  • Karena setiap orang berada dalam lingkungan yang berbeda, semua orang perlu merangkai harness yang berbeda dengan cara yang berbeda pula, dan inilah kemampuan baru yang dituntut dari software engineer
  • Selain itu, ada juga berbagai pandangan tentang pengambilan keputusan untuk otomatisasi proses produksi kode, code review, model dasar dan harga token, serta kesehatan mental

3 komentar

 
djfxod 1 jam lalu

Saya sudah membaca dengan baik tulisan promosi yang berantakan ini.

 
esc5221 27 menit lalu

Kalau melihat sekitar, sepertinya banyak orang di awal mengalami kecemasan bahwa mereka harus terus membakar token. Tahap berikutnya adalah menyadari bahwa pada akhirnya yang mengambil keputusan tetap manusia, dan setelah itu rasanya kita secara alami mulai menghabiskan waktu untuk meningkatkan kualitas niat dan pengambilan keputusan, serta intuisi tersebut.

 
ekankr2 1 jam lalu

Tulisannya agak sulit dibaca;;