- Casuarina Linux adalah distribusi eksperimental turunan Chimera Linux yang mengadopsi glibc alih-alih musl untuk memperluas kompatibilitas biner GNU/Linux
- Komposisinya menggabungkan toolchain LLVM, sistem init Dinit, GNU libc, utilitas inti turunan FreeBSD, dan manajer paket apk
- ISO x86_64 awal telah dirilis, dan saat ini arsitektur yang didukung hanya x86_64, dengan kemungkinan dukungan aarch64 di masa mendatang
- Penggunaan glibc membuat bootstrap lebih kompleks, sehingga binutils·gcc·glibc dibangun terlebih dahulu sebelum LLVM dan paket lainnya
- Proyek ini berawal dari upaya mengurangi masalah kompatibilitas pada desktop berbasis musl, dan menargetkan distribusi desktop yang kecil serta efisien
Ikhtisar Casuarina Linux
- Casuarina Linux adalah distribusi Linux eksperimental yang diturunkan dari Chimera Linux dan menggunakan glibc sebagai libc alih-alih musl
- Tujuannya adalah mempertahankan sebagian besar pengalaman penggunaan Chimera sambil memperoleh kompatibilitas biner yang lebih luas dengan ekosistem GNU/Linux
- ISO awal
x86_64 telah dirilis dan dapat diunduh dari halaman unduhan
- Komponen utamanya adalah toolchain LLVM, sistem init Dinit, GNU libc, utilitas inti turunan FreeBSD, dan manajer paket apk
- Distribusi ini menargetkan desktop yang kecil, efisien, namun tetap fungsional, dan bisa cocok untuk pengguna yang menginginkan kemutakhiran, fungsionalitas, kompatibilitas, serta kemudahan memahami dan berkontribusi
- Dalam penggunaan desktop berbasis musl, beberapa ketidakcocokan mengharuskan kompromi atau solusi alternatif, dan perpindahan ke desktop kerja juga sulit dilakukan
- Chimera Linux telah digunakan sebagai sistem operasi utama di laptop sejak Juni 2023, tetapi di desktop masalah kompatibilitas musl menjadi penghambat
- Casuarina berawal dari upaya untuk melihat seberapa sulit mengganti
musl dengan glibc, dan latar belakang rinci tersedia di halaman about
Metode build dan status saat ini
- Bootstrap dari source dilakukan dengan prosedur multi-tahap yang sama seperti Chimera
- Penggunaan
glibc saat ini menuntut build gcc, sehingga membuat bootstrap lebih kompleks
- GNU
binutils, gcc, glibc dibangun terlebih dahulu
- Setelah itu LLVM dibangun, dan paket lainnya dibangun menggunakan LLVM
- LLVM juga menyediakan implementasi
libgcc
- Paket dibangun menggunakan alat cbuild milik Chimera, dan semua paket dibangun dalam sandbox terisolasi
- Build paket diotomatisasi dengan Buildbot dan dijalankan di build.casuarina.org
- Pengembangan berlangsung di Codeberg
- Saat ini arsitektur yang didukung hanya
x86_64
- Dukungan
aarch64 mungkin akan hadir di masa mendatang
- Untuk arsitektur lain, karena tidak ada ekosistem biner mapan yang perlu dikompabilitaskan, penggunaan Chimera lebih sesuai
- Distribusi ini masih dalam status eksperimental yang sedang dikembangkan, tetapi sudah berada pada tingkat yang bisa langsung digunakan
- Sejak pertengahan April, sistem ini digunakan setiap hari di desktop dan laptop untuk pekerjaan maupun komputasi pribadi
- Pengembangan dimulai pada Juni 2025 dan diintensifkan kembali sejak Februari 2026 setelah sempat terhenti
- Selama periode ini, dilakukan bootstrap sistem, build set paket, dan penyusunan infrastruktur
- Forum diskusi tersedia di forum.casuarina.org
1 komentar
Komentar Lobste.rs
Disebutkan bahwa distro ini mempertahankan kompatibilitas biner dengan ekosistem GNU/Linux, jadi saya penasaran apakah mereka memakai
libstdc++Dari penjelasannya,
Casuarina is comprised of LLVM toolchain, ...,After that LLVM is built and all other packages are built with LLVM., jadi kelihatannya tidaklibc++dari LLVM, tetapi demi kompatibilitaslibstdc++juga disediakanChimera terasa seperti semacam saudara bagi Void Linux di ranah ini
Saya penasaran, pada stack Chimera seperti sistem build dan init, apa yang secara praktis terasa berbeda dibanding xbps dan daemontools sehingga jadi lebih menarik
Void bisa dipakai sebagai platform dengan paket dasar, lalu ditumpangi manajer paket lain seperti lix, linux brew, atau guix di atasnya
Saya sudah tertarik dengan Chimera cukup lama, tetapi belum sempat mencobanya
Menarik bahwa belakangan ini glibc menjadi pilihan yang kompatibel
Saat pertama muncul, sempat ada kegaduhan besar ketika paket biner yang tertaut ke Linux libc lama tiba-tiba tidak bisa dipakai lagi
Bersamaan dengan itu juga ada transisi ke format ELF yang menggantikan a.out lama, dan Jessica Parsons membuat Mastodon Linux, distro yang harus menangani format biner lama, libc lama, dan mungkin juga versi kernel lama yang dibutuhkan untuk itu
Selain itu, distro tersebut juga termasuk salah satu distro awal yang mencoba beralih ke userland BSD
Saya suka karena paragraf pertamanya menjelaskan apa itu dan kenapa dibutuhkan dengan jelas dan ringkas