4 poin oleh xguru 3 jam lalu | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Menjalankan utilitas inti bergaya UNIX secara native di Windows, sehingga perintah dan pipeline yang sama seperti di Linux/macOS/WSL bisa digunakan apa adanya
  • Build yang dikelola Microsoft ini menggabungkan uutils/coreutils, findutils, grep ke dalam satu binary multicall
    • Perintah/flag/pipeline yang sama bekerja dengan cara yang sama, sehingga skrip yang sudah ada bisa dipindahkan tanpa konversi
    • Tujuannya adalah membuat perpindahan antara Linux/macOS/WSL/container/Windows menjadi tanpa gesekan
  • Memerlukan PowerShell 7.4 atau lebih baru (~ disarankan didukung pada 7.6 atau lebih baru)
    • Beberapa perintah berbenturan nama dengan perintah bawaan CMD atau PowerShell, sehingga apakah dijalankan atau tidak ditentukan oleh urutan PATH dan tabel alias
    • Perintah yang tidak disediakan: dir/expand/more (bentrok dengan perintah DOS bawaan), kill (tidak ada sinyal), timeout (bergantung pada kill), whoami (bentrok dengan perintah bawaan Windows)
    • find dan sort adalah port terpadu dari perintah DOS asli, hostname adalah superset dari perintah bawaan Windows
  • Ada perbedaan lingkungan di Windows
    • Menggunakan NUL alih-alih /dev/null, sinyal POSIX tidak didukung (hanya Ctrl+C yang berfungsi)
    • Pemisah path / dan \\ keduanya didukung, izin file berbasis ACL, bukan bit POSIX
    • Line ending CRLF sebagian besar ditangani secara transparan, tetapi bisa ada perbedaan pada perilaku berbasis byte seperti uniq
    • Membaca symbolic link bisa langsung dilakukan, tetapi membuat symbolic link baru memerlukan Developer Mode atau terminal dengan hak lebih tinggi
  • Konsep khusus POSIX (chmod, chown, id, who, dll.) dan perintah yang tidak perlu di Windows (dircolors, shred, uname, dll.) sengaja dikecualikan
  • Lisensi MIT: diimplementasikan dengan Rust + PowerShell + Inno Setup

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.