7 poin oleh xguru 2020-11-01 | 4 komentar | Bagikan ke WhatsApp

"Setelah memakainya 48 jam, saya jadi melupakan VS Code"

  • Cepat di semua aspek: membuka file, pencarian, file besar, banyak jendela

  • Pengeditan multi-baris, pelengkapan otomatis yang intuitif, petunjuk kode

  • Dapat menjalankan script npm dari Touch Bar

  • Ekstensi TypeScript, Prettier, ESLint, serta integrasi Git

  • Terminal internal dan server pengembangan

  • Koneksi ke server S3, Azure, Rackspace (SSH, FTP, WebDAV, HTTPS)

  • Dapat menyinkronkan pengaturan server

4 komentar

 
ffdd270 2020-11-01

Code adalah editor yang bisa memberikan performa yang layak di semua platform dan dalam situasi apa pun, dan selain itu dikelola oleh komunitas open source, bahkan jumlah commit mingguannya sendiri jauh lebih dominan dibanding editor lain. Saya jadi berpikir, kalau sekarang tidak bisa unggul di area-area tertentu seperti ini, bukankah akan sulit mengalahkan Code di pasar editor..

 
hyeonseok 2020-11-01

Saat mencoba upgrade dari Coda, ternyata untuk tetap mendapatkan pembaruan harus membayar biaya tahunan lagi setelah 1 tahun. Saya jadi langsung ragu saat hendak membayar.

 
xguru 2020-11-01

Hmm.. saya juga pernah memposting saat rilis dulu, tetapi karena saya sendiri sebenarnya tidak pernah membuka source/file yang sangat besar, jadi saya kurang tahu.

Sepertinya VSCode juga tidak sampai bermasalah soal performa.

Nova - editor kode untuk Mac https://id.news.hada.io/topic?id=2868

 
galadbran 2020-11-01

Betul, kalau memikirkan produk lain yang berbasis Electron, vscode benar-benar memberi kesan seperti dioptimalkan habis-habisan. Editor teks lain pun sering tidak bisa membuka file log besar berukuran ratusan MB, tetapi vscode bisa membukanya dengan normal, jadi memang luar biasa.

Tapi kalau dipakai untuk pengembangan, plugin apa yang digunakan memang sangat memengaruhi kecepatan.

Dari yang saya pakai, sepertinya plugin vim yang paling berat.