1 poin oleh nayounsang1 17 jam lalu | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Baru-baru ini, saat menjalani magang saya впервые merasakan codebase produk yang sangat besar. Sulit memperkirakan cakupan dampak dari perubahan, dan saya berulang kali memikirkan, “kode ini seharusnya direferensikan dari mana”. Saya merasa bahwa dengan memaksa batas import melalui analisis statis (ESLint), kualitas arsitektur bisa dijaga dengan lebih stabil.
eslint-plugin-boundaries juga saya tahu bisa dipakai untuk membuat aturan serupa. Namun, untuk diterapkan di frontend konfigurasinya menjadi rumit, dan bahkan untuk target yang diizinkan pun sulit untuk memaksa hingga bentuk import path-nya.

Karena itu, saya membuat eslint-plugin-import-boundary, di mana struktur folder proyek JS(TS) menjadi aturan dengan konfigurasi yang sederhana.

  • Pada dasarnya, parent hanya dapat mengimpor public entry dari direktori anak langsung
  • Format file public entry dapat ditentukan (default: index)
  • Anda dapat menentukan file (folder) bersama, sehingga modul bersama dalam cakupan tersebut hanya dapat diimpor dari dirinya sendiri dan area direktori turunannya.

Karena masih dalam tahap awal, saya menyambut umpan balik dan respons. Terima kasih!

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.