11 poin oleh xguru 2020-11-19 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Mendukung HTML5, CSS3, JS, Video, WebGL, dan lainnya di lingkungan SSH/TTY

  • Video/gambar dan sejenisnya mereproduksi grafik semaksimal mungkin di terminal dengan menggunakan half-block UTF-8

  • Mendukung klik tautan, menggambar garis, dan lainnya dengan dukungan mouse

  • Menjalankan Firefox secara headless, mengakses server web lalu mengubah halaman web agar sesuai untuk terminal melalui ekstensi

→ Mengirim halaman web sebagai satu HTML/Text sehingga meminimalkan lalu lintas web yang dikirim ke terminal

  • Binary tunggal yang ditulis dengan Go, memerlukan Firefox 57 atau lebih baru

  • Mendukung berbagai Linux, macOS, dan Windows

1 komentar

 
xguru 2020-11-19

Karena harus melakukan konversi, kecepatannya memang tidak terlalu tinggi,

namun karena penjelajahan web dilakukan di server lalu halaman web tersebut dikonversi agar bisa dilihat di shell dengan trafik yang sangat kecil,

maka di tempat dengan kondisi jaringan yang sangat buruk, ini sepertinya bisa cukup berguna.

Ada juga komentar dari seorang pengguna di HN bahwa di Alaska, internet yang biayanya 140 ribu won per bulan pun kecepatan maksimumnya hanya 512k, jadi pendekatan seperti ini berguna.

Saya pernah melihat penggunaan half-block UTF-8 untuk rendering gambar itu di imgcat, ternyata di sini juga dipakai.