DevTerm - terminal portabel open source
(clockworkpi.com)-
Terminal retro dengan layar, keyboard, dan printer termal bawaan berukuran laptop A5
-
ARM 64-bit (Raspberry Pi CM3)
-
Layar IPS 6 inci rasio 16:6, mini trackball, keyboard QWERTY (ukuran 65%), gamepad
-
802.11ac, Bluetooth 5.0
-
Port GPIO 40-pin, port layar MIPI 40-pin, antarmuka ekspansi 52-pin (menggunakan konektor Mini PCI-E)
-
Jack headphone, speaker, kartu TF (MicroSD), port pengisian USB-C, 3 USB-A, output microHDMI
-
Printer termal 58mm 200dpi (struk)
-
Menggunakan dua baterai 18650 (dibeli terpisah)
10 komentar
Ini memang lucu sih, tapi kalau monitornya seperti itu bukankah bisa menimbulkan masalah leher maju? Hehe
Maksudnya dipakai sambil digenggam seperti tablet? Sepertinya itu juga akan sulit.
Banyak yang bilang karena sudut layarnya, perangkat ini akan sulit dipakai dalam penggunaan nyata. Rasanya lebih seperti kalkulator.. ^^;
Wah, karena ada printer yang menempel di atas, kesannya jadi benar-benar seperti terminal kasir di toko.. wkwk
Sepertinya memang tidak terlalu berguna.. tapi tetap pengin punya. Saya pertama kali mulai pakai komputer di era XP, jadi saya terus tertarik dengan hal-hal retro seperti itu. Mungkin ini rasa tertarik pada sesuatu yang tidak pernah saya miliki..
Saat masih kuliah, saya punya teman yang memakai Sony Vaio C1 (saya tidak yakin apakah tepat, tetapi dari ingatan saya bentuknya mirip), jadi saya cukup sering melihatnya, dan buat saya ini memberi sedikit nuansa seperti itu.
Meski mini laptop, saya ingat dulu perangkat itu dipakai dengan sangat baik.
Ah... jadi teringat juga pada MSX yang saya punya waktu kecil.. benar-benar bikin larut dalam nostalgia ^^;
Wkwkwkwkwk... kenangan saya terlalu singkat ;m; jadi semuanya terasa baru, wkwk
Yang paling membangkitkan nostalgia buat saya adalah menonton StarLeague di TV tabung, tapi sepertinya itu masih hidup dalam ingatan, jadi mungkin perlu lebih banyak waktu berlalu.
"Daya tarik terhadap hal yang tidak bisa dimiliki" sepertinya memang tepat menggambarkannya.
Mirip seperti waktu kecil tidak pernah punya Lego, lalu baru membelinya saat sudah dewasa dan punya uang..
Sepertinya tidak terlalu ada kegunaannya, tapi perangkat ini membangkitkan nuansa retro sehingga rasanya bakal seru untuk dimainkan kalau punya satu.
Unik sih karena dipasangi printer termal yang biasanya dipakai untuk mencetak struk... tapi keyboard-nya sepertinya agak gagal.