8 poin oleh shirenbeat 2020-12-09 | 13 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Saya memutuskan untuk menggunakan editor klasik, memulai dengan vim lalu beralih haluan ke emacs.

Ini adalah tulisan tentang cara membangun lingkungan pengembangan menggunakan Emacs.

Sekarang, karena alasan pribadi saya lebih sering menggunakan IDE, tetapi saya masih merasa nyaman saat memakai Emacs.

13 komentar

 
cwyang 2020-12-14

Saya khawatir karena terlalu banyak mode yang dituliskan, malah jadi membuat banyak orang merasa enggan terhadap Emacs :-D

Saya rasa mode per bahasa + vc-mode saja sudah cukup saat ngoding, dan kalau ditambah flycheck saja juga sudah oke.

 
misolab 2020-12-09

Wah, komentar-komentarnya ramai banget ya.

Terima kasih untuk tulisannya yang bagus.

 
galadbran 2020-12-09

Dulu saya pernah mencoba emacs juga, tetapi pola kerja saya sering mengharuskan masuk ke masing-masing server untuk bekerja, jadi pada akhirnya saya jadi memakai vim. emacs bagus kalau dipasang dan dipakai di lingkungan pribadi yang sering digunakan layaknya IDE, tetapi kalau tidak begitu, sepertinya vim lebih baik.

 
functor 2020-12-09

Saya sudah 5 tahun menggunakan emacs murni.

Untuk beberapa bahasa (mis. Python, OCaml, ...), saya pribadi merasa produktivitasnya setara IDE.

Namun untuk c/c++ atau java, yang ekosistem IDE-nya sudah sangat berkembang, memang agak sulit. Meski begitu, kebanyakan hal tetap didukung oleh mode, jadi nyaman dipakai.

Yang paling penting, ini menyenangkan. Selain itu, karena banyak command yang tumpang tindih dengan dasar-dasar Unix, saya juga kadang memakainya di tmux atau bash.

 
nicewook 2020-12-09

Saya belum pernah mencobanya, tetapi saya pernah membaca pendapat seseorang yang mengatakan bahwa demi kesehatan jari (?), emacs bukan pilihan yang baik. Saya penasaran bagaimana pendapat Anda. :-)

 
kunggom 2020-12-09

Saya bukan pengguna Emacs, tetapi setelah beberapa hari mengerjakan banyak tugas dengan Ctrl + C/V, jari kelingking saya mulai terasa sakit. Jadi, sepertinya jika ingin memakai Emacs, memakai tombol Alt(Command) sebagai pengganti tombol Ctrl itu wajib. Karena kalau memakai ibu jari, rasanya agak lebih baik.

 
shiren 2020-12-09

Capslock -> ctrl

Command(alt) -> meta

Biasanya dipetakan seperti ini saat digunakan.

 
shiren 2020-12-09

Kalau kerja lama lebih dari sekitar 3 jam, jari kelingking saya memang jadi agak sakit juga hehe..

 
functor 2020-12-09

Di *nix, cukup nyaman jika menggunakan tweak untuk memetakan caps lock ke ctrl.

 
shiren 2020-12-09

Ah, kontrolnya juga harus dipetakan, ya. Karena sudah lama pakai HHKB, saya sampai lupa, haha

 
shiren 2020-12-09

Tidak masalah karena saya menggunakannya dengan mengubah tombol meta menjadi tombol command. Sama sekali tidak ada masalah :)

Secara pribadi, menurut saya kekhawatiran seperti itu mirip dengan kekhawatiran harus menekan tombol esc setiap saat di vim :)

Pada praktiknya, tombol esc hampir tidak pernah digunakan..

 
zihado 2020-12-09

Menurut saya, menginstal https://www.spacemacs.org/ yang cukup sulit dipakai lalu menggunakannya bersama vim juga tampaknya pilihan yang bagus.

 
shiren 2020-12-09

Secara pribadi, saya merekomendasikan https://github.com/hlissner/doom-emacs .