Mungkin seharusnya kita tidak terlalu mengkotak-kotakkan bahasa pemrograman, tetapi menurut saya setiap bahasa memuat desain yang diinginkan oleh perancang yang membuatnya, dan terlepas dari apakah kita membutuhkan desain itu atau tidak, kita tetap bisa menyukainya.
Sebagai contoh, saya "menyukai" desain Rust yang didasarkan pada ownership memori yang kuat, tetapi untuk benar-benar memakainya, saya merasa untuk kebutuhan saya saat ini bukankah C++ dengan smart pointer saja sudah cukup berjalan dengan baik..
Ah. Saya sangat suka Lua. Walaupun memakai indeks berbasis 1, dan punya banyak sisi berbahaya yang bisa menimbulkan beragam masalah, untuk menulis cepat lalu melupakan kode yang memang harus ditulis ringan, saya rasa sulit mencari bahasa lain yang sepadan.
Kalau Anda bisa menuliskan bahasa favorit / kekurangan / kelebihannya, saya akan berterima kasih (__ )/
15 komentar
Python.
Ini adalah bahasa pengembangan serba bisa dan sangat produktif.
Kecepatan runtime-nya memang agak lambat, tetapi terus mengalami peningkatan.
Bahasa yang keren! Saya juga sangat terbantu saat memrogram karena bisa dipakai seperti lakban, diambil dan ditempel di mana saja.
Bahasa favorit: Javascript
Kekurangan: sangat jarang ada orang yang menyukainya di perusahaan.
Kelebihan: jadi tidak ada yang ikut campur sehingga saya bisa ngoding sesuka hati saya..... tentu ini bercanda, dan yang saya sukai adalah source yang dibuat untuk client bisa dipakai apa adanya untuk server.
JS punya produktivitas yang cukup bagus, cepat berkat kekuatan engine V8, dan merupakan bahasa keren yang benar-benar bisa melakukan segalanya. Dari server sampai klien... Ditambah lagi, kekurangan pada stabilitas atau keterbacaan kode itu sendiri juga bisa dilengkapi dengan TS, jadi ini juga bahasa yang masa depannya patut dinantikan. Khususnya saat saya membuat web, saya hampir selalu menulisnya dengan React.js + framework server TS, dan untuk aplikasi CLI saya menulisnya dengan Node.js, dan hasilnya benar-benar bagus.
Saya suka Rust karena saat memrogram dengannya, saya bisa merasakan dengan jelas apa yang sedang saya pegang di tangan.
Tapi karena sejelas itu juga saya harus mengutak-atik semuanya secara manual satu per satu, saya tidak bisa merekomendasikannya ke orang lain.
Kelompok bahasa yang mengerikan, di mana wewenang dan tanggung jawab berbanding lurus(... ) Awalnya saya sempat merasa ini bukan evolusi dari C++, ya. Belakangan, rasanya ini justru bahasa yang terasa seperti evolusi dari C.
Saya memilih C#.
Bahasa dengan tipe kuat
Pembaruan yang aktif membuatnya menyerap semua keunggulan bahasa modern
LINQ
Visual Studio yang sangat kuat
Bahkan sampai MSDN, setiap kali menulis kode saya selalu merasa senang
Wah... C# itu dari dulu memang naik versinya cepat banget. Saya lagi kepikiran mau coba bikin satu proyek, tapi masih bingung mulai dari mana wkwkwk. Saya ingin bikin backend pakai C#...
Perl.
Berbeda dari bahasa lain, karena ini bahasa yang dibuat oleh seorang ahli linguistik, saya suka fitur-fitur seperti bisa menghilangkan variabel sesuai konteks,
atau seperti type inference pada bahasa modern, bisa mengonversinya ke tipe yang sesuai tergantung konteks.
Ooh... produktivitasnya terlihat keren. Sepertinya bakal jadi yang terbaik saat bikin shell script. Cepat ditulis dan cukup layak dijalankan sebagai kode...
Selama sekitar 10 tahun terakhir, saya hampir hanya ngoding dengan Ruby.
Menurut saya, hal terbaik dari Ruby adalah rasanya menyenangkan saat menulis kode + adanya Rails.
Tapi saat membaca kode orang lain, rasanya sangat menyiksa....
Makin lama makin sedikit para Rubyist, jadi terasa sepi.
Saya baru belakangan ini mengenal Ruby, dan rasanya seperti bertanya-tanya kenapa saya baru menemukannya sekarang. Meski bahasa ini punya banyak kelebihan, rasanya sayang karena pesonanya memudar akibat tidak terlalu banyak digunakan.
Ruby! Bahasanya benar-benar keren. Struktur konteksnya terasa unik dibanding bahasa lain, jadi sangat berkesan, dan setelah terbiasa, tampilannya jadi sangat rapi dan enak dilihat. Terutama kemampuan menaruh
ifdi belakang itu rasanya bakal super praktis kalau ada juga di bahasa lain (...Go.
Saya merasa sintaks untuk pemrosesan asinkron lebih ringkas dibanding bahasa lain.
Di antara bahasa yang banyak dipakai untuk pengembangan web, ini termasuk yang langka karena bisa dikompilasi untuk menghasilkan file eksekusi biner..
Karena itu, saat membuat image dengan Docker yang belakangan banyak dipakai, kita bisa memakai base image kecil seperti Alpine sehingga ukuran image juga jadi lebih kecil... performa implementasi web server bawaannya juga bagus, jadi menurut saya ini sangat optimal untuk pengembangan web server.
Saya sudah memperhatikan
golangdengan minat sejak pertama kali muncul, tapi pada kenyataannya saya terus mengerjakan side project hanya dengannode.js(...) jadi rasanya memang belum berjodoh. Saya terus bimbang antaraASP.NETdanNode.js. Sepertinya saya juga perlu menambahkangolang(..) Mungkin proyek berikutnya harus dimulai dengan keluar dari zona yang sudah saya kuasai..