<p>Server tersebut berisi ID numerik unik Facebook dan nomor telepon, dan disebut dibiarkan terbuka sehingga siapa pun bisa mengaksesnya. </p><p>Data itu mencakup informasi 130 juta pengguna di AS, 18 juta di Inggris, dan 50 juta di Vietnam. Saat ini server tersebut sudah offline. </p><p>Juru bicara Facebook menjelaskan bahwa data tersebut dikumpulkan dengan scraping sebelum Facebook memblokir akses ke nomor telepon.</p>
Belum ada komentar.