Sistem autentikasi telapak tangan Amazon One pertama kali diterapkan di lokasi konser
(theverge.com)-
Teknologi yang memindai telapak tangan ini dapat digunakan untuk pembayaran dan autentikasi tanpa kontak
-
Melalui kemitraan dengan perusahaan tiket AXS, teknologi ini akan digunakan untuk masuk ke Red Rocks Amphitheatre, teater terbuka di Colorado
-
Ini adalah pemasangan pertamanya di luar Amazon Go / Whole Food
-
Amazon mengklaim ini lebih praktis dibanding kartu nirsentuh atau QR, tetapi banyak pakar privasi tetap skeptis
→ Meski teknologinya sudah dirilis lebih dari 1 tahun lalu, sejauh ini hanya sebatas puluhan ribu pendaftar yang mendaftar dan menggunakannya di toko Amazon
→ Bahkan Amazon juga memberikan kredit $10 jika pengguna mendaftarkan telapak tangannya
5 komentar
Sepertinya akan ada cukup banyak isu privasi, ya?
Soal sidik jari etnis Joseonjok saja dulu juga cukup ramai dibicarakan di negara kita, kan?
Kalau di negara kita saat membuat KTP semua sepuluh jari diambil sidik jarinya, jadi mungkin tidak terlalu ada penolakan?
--
Ah, ternyata bukan seluruh tangan melainkan telapak tangan, ya? Saya jadi penasaran apakah tidak ada solusi yang menggabungkan telapak tangan + sidik jari lima jari.
Saya penasaran apa kelebihan dan kekurangannya dibandingkan sidik jari, wajah, dan iris.
Sidik jari itu berbasis sentuhan, jadi sepertinya sulit dipakai dalam situasi seperti sekarang. Jujur saya kurang paham apa kelebihannya dibanding wajah/iris, haha
Karena penasaran saya mencarinya, dan tampaknya jauh lebih sulit mencuri informasi biometrik telapak tangan (milik orang lain) dibandingkan wajah, sidik jari, bahkan iris. Antara lain karena perlu mendeteksi sampai pembuluh darah dengan inframerah.