10 poin oleh xguru 2021-09-27 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
<p>- Playground untuk menguji dengan bebas dengan mengubah konfigurasi nginx sesuka hati <br /> → masukkan config dan perintah `curl`/`http`, lalu tekan Run untuk menjalankannya<br /> → menampilkan hasil dari perintah yang dijalankan dan log error nginx <br /> - Frontend Vue.js + backend Go (hanya kode server yang dipublikasikan melalui Gist)<br /> - Saat tombol Run ditekan, backend Go melakukan hal-hal berikut <br /> → menyimpan file konfigurasi sebagai file temp<br /> → membuat network namespace baru <br /> `ip netns add $RANDOM_NAMESPACE_NAME`<br /> → menjalankan go-httpbin pada port 777<br /> → memulai nginx<br /> → menunggu 100ms sampai nginx berhasil berjalan. Jika gagal, mengembalikan log error nginx<br /> → menjalankan perintah yang dimasukkan pengguna (memeriksa apakah berupa `curl` / `http`)<br /> → mengembalikan output dari permintaan <br /> - Semua permintaan diproses oleh satu server bersama <br /> <br /> - Pendekatan keamanan: sedikit isolation, sedikit YOLO <br /> → frontend di-host dari CDN <br /> → tidak menggunakan DB, hanya memakai local storage browser<br /> → semua nginx ditempatkan dalam network namespace masing-masing. Akses internet diblokir <br /> → menggunakan free tier fly.io <br /> → memasukkannya ke FAQ agar orang-orang bertindak dengan baik <br /> <br /> - Performa<br /> → instance yang sangat kecil (1 shared CPU, RAM 256MB)<br /> → karena frontend ada di CDN, backend hanya aktif saat benar-benar digunakan<br /> → satu permintaan memerlukan sekitar 400ms. Tidak buruk <br /> → versi Go dari httpbin lebih ringan daripada versi Python aslinya <br /> → performa frontend tidak terlalu bagus </p>

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.