6 poin oleh spilist2 2021-12-10 | 7 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Saat menjalankan berbagai praktik agile secara jarak jauh, ternyata perlu upaya tambahan di berbagai sisi agar hasilnya mirip dengan ketika bertatap muka.

Di antaranya, untuk pair programming (pair working), bagian "berbagi layar dan konteks yang sama" yang saat tatap muka terjadi secara alami terasa paling sulit. Metode yang sudah saya coba adalah:

  1. Menggunakan fitur/ekstensi IDE (mis. Live Share)

Kelebihan

  • Masing-masing bisa bekerja dengan keyboard/lingkungan yang paling nyaman bagi dirinya

Kekurangan

  • (Tergantung alatnya) suara bisa digabung agar terdengar bersama, tetapi sering kali wajah tidak terlihat -> harus memakai alat tambahan atau menyerah

  • Karena tidak harus melihat layar yang sama, konteks bisa jadi tidak bergerak bersama

  • Kurang cocok untuk pair working dengan rekan dari peran non-pengembang

  1. Berbagi layar + remote control di Zoom

Kelebihan

  • Menggunakan alat rapat jarak jauh yang sudah akrab bagi semua orang

  • Wajah terlihat dan berbagi layar terasa alami, sehingga berbagi konteks berjalan baik

  • Menyerahkan kontrol jarak jauh kepada seseorang terasa mirip dengan menyerahkan keyboard saat pair working tatap muka

Kekurangan

  • Orang yang menerima kontrol sulit melakukan pergantian bahasa Korea/Inggris atau huruf besar/kecil sesuai keinginan (saya belum menemukan alasannya)

  • Orang yang menerima kontrol sulit atau terasa tidak alami saat harus membuka jendela lain dan melakukan tindakan semacam itu

Kurang lebih seperti itu. Belakangan saya juga mengetahui https://tuple.app/ , tetapi karena berbayar, saya sedang mempertimbangkan untuk mencoba free trial bersama anggota tim.

Saya akan berterima kasih jika Anda bisa berbagi pengalaman seperti, "Saya melakukan seperti ini dan ternyata efektif."

7 komentar

 
studroid 2021-12-10

Kalau Anda menggunakan IDE JetBrains, saya sangat merekomendasikan Code With Me :)

https://www.jetbrains.com/ko-kr/code-with-me/

Ada fitur Following, dan juga fitur untuk membuat orang lain Following(!),

bahkan bisa dibuat untuk berbagi lingkungan pengembangan lokal... dalam banyak hal, ini benar-benar sangat bagus untuk pair programming jarak jauh~

 
spilist2 2021-12-10

Saya tidak memakai JetBrains, tetapi sepertinya bisa saya rekomendasikan untuk yang memakainya. Terima kasih~

 
xguru 2021-12-10

Saya sendiri tidak terlalu sering melakukan pair programming jarak jauh ^^;; jadi ini bukan berdasarkan pengalaman penggunaan, melainkan hanya memperkenalkan alat yang saya ketahui.

Pop https://pop.com/

  • Ini adalah startup baru yang didirikan oleh pengembang Screenhero, yang sempat diakuisisi oleh Slack.

  • Karena sejak awal layanan ini dibuat dengan menargetkan remote pair programming, banyak yang menilainya sangat bagus.

  • Host dapat membagikan layar, dan peserta dapat mengambil alih kendali.

  • Kursor tiap peserta menampilkan ikon orang tersebut, dan wajah peserta juga ditampilkan lewat kamera.

  • Mendukung fitur whiteboard juga.

  • Bisa diikuti banyak orang dan mendukung sebagian besar lingkungan desktop/mobile.

  • Ada versi gratis, dan karena masih dalam masa beta, versi pro juga gratis.

Nama asli Pop adalah Screen, tetapi diubah karena GNU Screen.

Untuk fitur berbagi layar, CoScreen juga lumayan bagus.

Karena ini saya unggah ke GeekNews 2 tahun lalu, penjelasannya sekarang sedikit berbeda.

Tentu saja, fitur untuk saling melihat wajah juga disertakan.

 
spilist2 2021-12-18

Kesan tentang pop.com (dibandingkan dengan Zoom + kontrol jarak jauh)

  • Jelas lebih cepat daripada Zoom dan memakai resource lebih sedikit.

  • Di Zoom, host harus memberikan kontrol jarak jauh kepada guest, sedangkan di Pop guest bisa mengambil kontrol saat mereka mau. Ini pilihan yang punya risiko, tapi memang jauh lebih praktis.

  • Jauh lebih cepat dan stabil dibanding kontrol jarak jauh di Zoom. Namun entah karena masalah jaringan, saat lawan mengendalikan milik saya, aplikasinya kadang sempat tertutup.

  • Mungkin karena Pop masih beta, atau karena keamanan komputer kantor, saya kurang tahu, tetapi bagaimanapun ada kalanya fungsi dasar tidak berjalan dengan baik (saat login ke situs dengan akun Google, yang muncul terus hanya signing in..., tetapi kalau di-refresh ternyata sudah login), atau ada fitur yang saya kira pasti ada karena pernah mengalaminya di Zoom tetapi ternyata tidak ada (filter latar belakang). Rasanya masih fokus hanya pada MVP.

  • Secara keseluruhan saya cukup puas.

 
ehlegeth 2021-12-10

Di Zoom juga ada fitur annotate yang memungkinkan free draw, tetapi perbedaannya adalah di Pop kita bisa langsung menggambar tanpa perlu beralih ke mode annotate, dan kursor para peserta terlihat secara real-time.

 
ehlegeth 2021-12-10

Ternyata ada juga AUR yang bisa digunakan oleh pengguna Arch Linux.

https://aur.archlinux.org/packages/pop-bin/

(Nama Pop juga rasanya terlalu umum... )

 
spilist2 2021-12-10

Oh, pop kelihatannya bagus. Akan saya coba. Terima kasih atas rekomendasinya!