TinyVG, Penantang SVG
(zig.news)<p>- Saat membuat pustaka SVG untuk bahasa Zig, akhirnya dibuat format vektor sendiri<br />
- Saat ini, sebagian besar grafis vektor menggunakan SVG<br />
→ Namun, implementasi pustaka SVG baru sulit dilakukan<br />
⇨ Karena SVG dibangun di atas XML/CSS/ECMAScript dan lainnya <br />
⇨ Selain itu, SVG sendiri terlalu kompleks, sehingga gambar dapat terlihat berbeda di tiap implementasi<br />
→ Terutama jika menyertakan <text>, hasilnya berbeda tergantung sistem <br />
⇨ Karena itu, belakangan ini digunakan cara pintas dengan mengubah semua teks menjadi Path <br />
- TinyVG memiliki 95% fitur yang benar-benar dibutuhkan dari SVG<br />
→ Tidak mencakup animasi, scripting, sumber daya eksternal, struktur dokumen hierarkis, dan sebagainya <br />
- Tujuan desain <br />
→ Encoding biner yang ringkas (lebih kecil dari SVG)<br />
→ Mendukung berbagai platform: GPU(Game), CPU(aplikasi desktop), Web, Embedded <br />
→ Subset dari SVG <br />
→ Dapat digunakan untuk berbagai keperluan: ikon aplikasi/toolbar, grafik dan diagram, komik/gambar, dll.<br />
→ Implementasi sederhana<br />
- Mencapai ukuran 40% dari SVG yang telah dioptimalkan </p>
3 komentar