Saya sudah lama konsisten menggunakan kombinasi command + space.
Kali ini saya ganti laptop dan saat hendak mengatur ulang, jadi penasaran bagaimana orang lain menggunakannya.
Saya sudah lama konsisten menggunakan kombinasi command + space.
Kali ini saya ganti laptop dan saat hendak mengatur ulang, jadi penasaran bagaimana orang lain menggunakannya.
26 komentar
Saya selalu menggunakannya dengan
shift+space, dancapslocksaya petakan ke tombolctrl + shift + alt(MEH). Posisi itu nyaman untuk ditekan bersama CMD, jadi bagus dipakai sebagai shortcut global dengan 2 layer.Sejak berubah menjadi Caps Lock, untuk sementara saya tetap repot mengubah pengaturan dan memakai Command + Space,
bagaimanapun juga ini perubahan pada pengaturan default OS, jadi saya merasa kalau tidak beradaptasi(?) malah akan lebih melelahkan, jadi sekarang saya pakai Caps Lock.
Karena cukup menekan satu tombol, memang jadi jauh lebih praktis, tetapi dibandingkan Command + Space, rasanya bukan seperti menarik dan menggunakannya(?), melainkan seperti sekadar mengetuk, jadi sepertinya frekuensi salah menekan Tab atau Shift jadi lebih tinggi.
Saya menggunakannya dengan
shift+space.Sejak Monterey, caranya berubah, jadi saya mengonversinya dengan Karabiner dan memakainya.
Setelah mengubahnya lewat Karabiner, saya puas karena bisa toggle tanpa delay, tapi tetap saja rasanya agak aneh.
Situasi ketika orang harus menyesuaikan diri dengan komputer...
Saya pakai Caps Lock
Saya memakai
right commandkarena menggunakancapslocksebagai tombolfunction.Tahun ini sepertinya saya juga harus mencoba memakai
capslock.Saya menggunakan Shift + Space.
Saya masih belum bisa meninggalkan
cmd + spaceheheSetiap kali instal ulang, yang ini selalu saya ubah dulu ^^;
Tahu-tahu sudah terbiasa, jadi kadang di Windows pun saya menekan Caps Lock hehe
Kadang saya juga perlu bekerja di Mac milik rekan kerja,
jadi saya mengubahnya ke pengaturan dasar, yaitu beralih dengan Caps Lock.
Di Windows pada Parallels juga saya ubah sama menjadi Caps Lock.
Setelah terbiasa, ternyata nyaman juga.
Saya juga memetakan Right Command ke F19 lalu mengubah "Pilih sumber berikutnya" di menu input menjadi F19. Itu hal yang langsung saya lakukan begitu membeli MacBook...
Saya memakai Caps Lock sebagai Control atau Command, jadi tidak terbiasa menggunakannya sebagai tombol pergantian Korea-Inggris.
Saya merasa tombol seharusnya tidak punya fungsi seperti harus menunggu beberapa detik (...), jadi saya lebih suka kalau saat ditekan langsung merespons.
Mungkin dengan pengaturan seperti ini, gejala pemisahan konsonan-vokal di Mac bisa dicegah. Tapi saya tidak sepenuhnya yakin soal ini.
Saya memetakan tombol Right Command menjadi F19 di Karabiner, lalu menjadikan F19 sebagai tombol pergantian sumber input, sehingga saya menggunakan tombol Right Command sebagai tombol ganti bahasa.
Dulu ada alasan khusus kenapa saya melakukan ini.. tapi sekarang saya tidak begitu ingat haha
Saya juga memakai cara ini. Saya berusaha sebisa mungkin mengikuti pengaturan default, tapi sepertinya ada masalah di mana
Caps Locktidak berubah sekaligus. Itu sangat membuat stres T_TSaya pakai
command + space.Begitu dapat MacBook baru, saya langsung mengaturnya :)
Saya mengubah tombol Han/A menjadi Ctrl untuk digunakan.
Saya mengganti Han/Eng dengan Han/A (Ctrl) + spasi.
Saya selalu lebih suka pengaturan bawaan... sejak diubah menjadi
Capslock, saya menggunakanCapslock.Saya pakai
ctrl + spacecaps lockjadi ESC!!Saya memetakan dengan karabiner dan menggunakan tombol cmd kanan sebagai tombol untuk beralih input Korea-Inggris :)
Saya pakai ctrl+space
Saya pakai
L.Shift+Space. Di Windows, Mac, dan Linux semuanya saya samakan pakai ini.Dulu saya sempat mengutak-atik file
pref, tapi belakangan kalau input denganfn+Shift+Spacelangsung cepat berubah. heheSetelah terbiasa dengan
caps lock, ternyata jadi nyaman.Di Mac dan Windows saya menggunakan Shift-Space. iPad memang jadi masalah, sih..
Saya menetapkan pergantian Korea-Inggris ke F19 dan memetakan tombol Option kanan ke F19 untuk menggunakannya.
Saya nyaman dengan pengaturan bawaan Mac, yaitu
caps lockjadi saya mengubah tombol pergantian bahasa Korea/Inggris di Windows menjadi
caps lockdan menggunakannya.Saya sudah terbiasa menggunakan
Shift + Space.Jadi, saat memakai Mac milik orang lain saya jadi agak kikuk. Haha
Saya juga bergantian memakai Windows/Mac, jadi saya menetapkannya ke Shift - Space di semua platform.
Di Windows saya memakainya dengan keyboard Type 3, dan di Mac dulu saya sempat menerapkan banyak hal lain, tetapi belakangan ini bisa ditentukan dengan mudah lewat pengaturan pintasan keyboard, jadi saya menyetelnya begitu.
Agar bisa memakai
shift-spaceyang saya gunakan sejak era DOS, saya memetakancontrol-space, yang merupakan nilai bawaan Mac. Jadi pada akhirnya saya bisa memakai keduanya.