8 poin oleh xguru 2022-01-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
<p>- Telehealth generasi berikutnya: perusahaan-perusahaan besar mulai bersaing di pasar pemantauan pasien jarak jauh senilai $30B+<br /> - Kejahatan kripto: seiring taktik para peretas makin berkembang, industri keamanan kripto juga ikut meluas<br /> - Direct-to-avatar: seiring banyak pengguna masuk bersama metaverse, NFT, dan kredensial digital, brand fesyen all-in ke ekonomi avatar<br /> - Virtualisasi uji klinis: melalui teknologi In Silico, waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan obat dan uji klinis dapat dikurangi<br /> - Net-zero or bust: teknologi terkait iklim memang mendapat banyak perhatian dari VC, tetapi biaya modal yang tinggi dan klaim yang samar akan menjadi tantangan sulit bagi investor<br /> - Kenyamanan pengiriman supercepat: retailer ikut masuk ke pasar pengiriman supercepat yang hanya membakar uang (cash-burning)<br /> - Menghilangkan risiko rantai pasok: produsen/retailer dan para pemangku kepentingan beralih ke model digital twin dan microfactory untuk memperkuat operasi<br /> - Elektrifikasi segala hal: teknologi baterai akan berkembang pesat tahun ini dan membawa elektrifikasi ke semua bidang, dari pesawat hingga sepatu basket<br /> - Perang privasi konsumen: perlindungan data pribadi konsumen akan muncul sebagai prioritas bisnis strategis pada 2022, dan pada akhirnya ini akan menguntungkan Big Tech<br /> - Membunuh kartu kredit: BNPL (Buy now, Pay Later) akan menjadi semakin sering digunakan dan bernilai lebih tinggi bagi pembeli muda, sehingga menjauhkan mereka dari kartu tradisional<br /> - Lab-to-table: regulator akhirnya akan mengizinkan daging hasil kultur laboratorium (lab-grown meat) masuk ke restoran dan toko bahan makanan, lalu bersaing dengan daging tradisional dan alternatif nabati<br /> - Energi fusi: kemajuan AI dan lonjakan pendanaan startup akan membuat sumber energi bersih yang telah lama dikejar ini semakin dekat menjadi kenyataan</p>