6 poin oleh xguru 2022-02-14 | 5 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Mozilla bersama Meta (Facebook) membuat IPA (Interoperable Private Attribution) dan mengusulkannya ke PATCG milik W3C

  • Iklan memiliki peran besar di web, tetapi teknik periklanan terbaru kurang baik dari sisi perlindungan privasi pribadi

  • Atribusi adalah hal yang memungkinkan pengiklan mengetahui apakah kampanye iklan berjalan dengan baik

  • IPA mendukung pelaksanaan atribusi sambil tetap melindungi privasi pribadi

→ Dengan menggunakan Multi-Party Computation (MPC), situs web/browser/pengiklan tidak dapat mengetahui perilaku pengguna

→ Karena merupakan sistem agregat, IPA menghasilkan data yang tidak dapat digunakan untuk melacak pengguna individual

5 komentar

 
lunamoth 2022-02-14

"Firefox pada dasarnya adalah anak perusahaan Google"

Yelp’s Luther Lowe on the ‘Seismic’ Antitrust Case Against Google https://bit.ly/3dNNxen

Tulisan ini jadi teringat.

 
lunamoth 2022-02-14

Mengingat Mozilla dulu melindungi pengguna dari pelacakan dengan Facebook Container https://mzl.la/3sXcFrd, ini terasa seperti langkah yang aneh.

 
youknowone 2022-02-15

Karena ini adalah usulan agar yang bisa dilacak hanya iklannya tanpa melacak informasi pribadi, maka ini merupakan tindakan yang konsisten.

 
lunamoth 2022-02-15

Ya, sepertinya ini memang perlu terus dicermati. Jika melihat kasus pelacakan pengguna FLoC oleh Google baru-baru ini, rasanya sulit untuk sepenuhnya mempercayai usulan-usulan seperti ini.

 
xguru 2022-02-14

Menganalisis minat/selera pengguna untuk menayangkan iklan adalah salah satu pijakan yang membuat web, khususnya Facebook, tumbuh pesat.

Namun dengan munculnya isu privasi akibat pemblokiran third-party cookie, App Tracking Transparency (ATT) dari Apple, dan lain-lain, Google/Facebook dan lainnya mulai menyiapkan alternatif.

Di sini Mozilla juga ikut terjun.

"Mengapa Mozilla melakukan hal seperti ini bersama Meta?

(Bukankah Facebook adalah perusahaan yang hidup-mati pada iklan, jadi apakah ini tidak akan jadi bias?)"

Dan ada juga kritik yang mempertanyakan apakah hal seperti ini memang tepat untuk dilakukan.

https://news.ycombinator.com/item?id=30305770

Google pernah membuat FLoC, tetapi karena penolakannya sangat besar, kali ini mereka mengusulkan hal baru bernama Topic.

Microsoft juga membuat sesuatu bernama PARAKEET. https://github.com/microsoft/PARAKEET

(Private and Anonymized Requests for Ads that Keep Efficacy and Enhance Transparency)

  • Mengusulkan metode yang menggunakan proxy yang menambahkan noise secukupnya agar minat tetap bisa tercermin sambil menganonimkan data pribadi

Namun sebenarnya saya lebih menyayangkan bahwa perusahaan-perusahaan Korea tidak ikut dalam diskusi seperti ini.

Kalau melihat PATCG (PRIVATE ADVERTISING TECHNOLOGY COMMUNITY GROUP) tempat IPA ini diajukan,

https://www.w3.org/community/patcg/

pesertanya ada 219 orang, dan tidak ada perusahaan Korea. Tentu saja engineer dari Facebook/Google yang bisa dibilang sangat berkepentingan dalam isu ini adalah yang paling banyak.

Microsoft, Amazon, dan Shopify juga banyak terlihat. Bahkan New York Times/Washington Post juga ikut berpartisipasi.

Ini adalah salah satu dari sedikit negara di dunia di mana Google bukan nomor satu dalam pencarian.. rasanya kita perlu memberi perhatian pada bidang ini.