6 poin oleh xguru 2022-06-15 | 5 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Lebih mudah merekrut talenta, bisa bekerja dengan cepat, dan memiliki performa yang baik

5 komentar

 
xguru 2022-06-15

Saya tidak terlalu setuju dengan isi tulisannya, jadi saya hanya merangkum secara singkat poin yang diklaim penulis.

Untuk luar negeri, saya cukup setuju bahwa Rust punya performa bagus dan relatif mudah merekrut orang yang menguasainya..
(saya ragu apakah di dalam negeri ada cukup banyak developer Rust sampai level itu..)

Di startup, yang lebih penting daripada bahasanya adalah masalah apa yang diselesaikan.
Menurut saya yang penting adalah memakai alat yang sesuai dengan situasi saat ini, lalu membuat MVP yang benar dengan cepat.
Setiap hari sudah sibuk, jadi mengatakan bahwa butuh 3 bulan hanya untuk terbiasa dengan bahasanya terasa agak meleset
Kalau sambil bekerja lalu belajar Rust selama 3 bulan sebagai proyek mainan, kemudian setelah itu mendirikan startup, ya OK

https://news.ycombinator.com/item?id=31736703
Di komentar HN tempat artikel ini diposting juga ada banyak komentar yang pandangannya mirip dengan saya.

 
pathfinder 2022-06-16

"Saya rasa yang penting adalah membuat MVP dengan baik dan cepat, menggunakan alat yang sesuai dengan kondisi saat ini."
Menurut saya, karena bagian 'dengan baik dan cepat' itu, Rust tampaknya pilihan yang cukup bagus.
Konsep bahasa ini adalah jika kodenya berhasil dikompilasi, maka kualitasnya akan mencapai tingkat tertentu (itulah sebabnya proses kompilasinya cukup ketat), dan saya rasa ini akan berperan mencegah hasil pengembangan yang terburu-buru menjadi asal jadi.

 
xguru 2022-06-16

Ah, maksud masalah yang saya sampaikan adalah.. dalam kondisi belum begitu memahami Rust, apakah mungkin untuk melakukannya 'dengan benar dan cepat'?
Saya agak ragu apakah ini benar-benar alat yang 'sesuai dengan kondisi saat ini' bagi startup.

 
pathfinder 2022-06-17

Kalau situasinya sekarang masih tahap membuat demo, tentu kualitas belum terlalu dibutuhkan, dan kalau memang tidak berniat memeliharanya dalam jangka panjang juga mungkin begitu. Tapi kalau bukan itu kondisinya, sepertinya kualitas tetap diperlukan.
Saya tidak punya pengalaman di startup jadi tidak terlalu tahu, tetapi sepertinya strategi untuk mengembangkan lalu terus memperbarui secepat mungkin akan cukup sering dipakai. Namun kalau terus ditunda sampai nanti, pada akhirnya kualitas dan stabilitas akan makin jauh dari jangkauan.
Karena itu, Rust yang memaksakan banyak hal di tahap kompilasi justru mungkin menjadi alat yang membantu.

 
forteleaf 2022-06-15

Saya setuju dengan pendapat ini.
Dalam kondisi library saja masih kurang, membuat layanan dengan ini??
Nantinya sepertinya akan disertai pekerjaan revisi yang sangat besar.