- Meta AI mengembangkan dan merilis kecerdasan buatan yang menunjukkan kemampuan setara manusia dalam
Diplomacy, game papan strategi terkenal
- Dalam versi online game tersebut, AI ini masuk 10% teratas dengan skor lebih dari 2 kali lipat dibanding manusia
Diplomacy telah menjadi tantangan yang dianggap mustahil bagi AI selama beberapa dekade
- Di dalam game, AI harus memahami motivasi atau sudut pandang orang lain untuk membuat rencana yang kompleks dan menyesuaikan strategi
- Lalu AI juga harus berkomunikasi dengan mereka menggunakan bahasa alami untuk mencapai kesepakatan serta meyakinkan mereka soal kemitraan dan aliansi
- CICERO sangat mahir bernegosiasi, sampai-sampai terkadang lebih disukai daripada peserta manusia lainnya
- Jika gagal menyadari saat orang lain melakukan bluffing, atau tidak memahami tindakan agresif, AI akan cepat kalah
- Selain itu, jika tidak berbicara seperti manusia sungguhan (misalnya menunjukkan empati, membangun relasi, dan membicarakan pengetahuan tentang game), orang lain tidak akan mau bekerja sama
- Inti dari pencapaian ini adalah pengembangan teknik baru di persimpangan dua bidang AI yang sepenuhnya berbeda
Strategic Reasoning yang digunakan pada hal-hal seperti AlphaGo/Pluribus
Natural Language Processing (NLP) yang digunakan pada hal-hal seperti GPT-3/BlenderBot 3/LaMDA/OPT-175B
- Sebagai contoh, CICERO dapat menyimpulkan bahwa ia membutuhkan dukungan dari pemain tertentu pada fase akhir permainan, lalu menyusun strategi untuk memenangkan hati pemain tersebut
- Kode dan makalah penelitiannya dirilis bersama
1 komentar
Diplomacy adalah board game yang terbit pada tahun 1959, bahkan versi peringatan 50 tahunnya juga sempat dirilis pada 2008. Di dalam game ini, pemain akan memainkan salah satu dari 7 negara Eropa pada era sebelum Perang Dunia I (Inggris, Prancis, Austria-Hongaria, Jerman, Italia, Rusia, Turki). Permainan dimulai pada musim semi 1901, lalu setiap tahun pemain mengambil aksi pada giliran musim semi/gugur. Pasukan hanya ada dua jenis, yaitu tentara darat dan angkatan laut, dan pilihannya hanyalah bergerak ke wilayah sekitar (termasuk menyerang), mendukung sekutu di wilayah sekitar untuk menyerang/bertahan, atau tetap di posisi sekarang. Semua unit memiliki kekuatan serang 1 dan daya gerak 1 yang sama. Tentu saja tentara darat hanya bisa bergerak di darat, dan dapat diangkut lewat laut melalui angkatan laut (Convoy). Jadi aksi yang ada hanya 4: Hold/Move/Support/Convoy
Pada peta yang membentang di seluruh Eropa, ada total 34 wilayah logistik (Supply Center) yang ditandai bintang, dan kemenangan diraih jika negara Anda menguasai 18 wilayah. Semua negara memulai dengan 3 Supply Center, kecuali Rusia yang memulai dengan 4. Jadi pada awalnya ada 12 yang kosong. Setiap negara dapat mengoperasikan jumlah unit sebanyak jumlah wilayah logistik yang dimilikinya pada akhir giliran musim gugur. Komposisi awal pasukan tiap negara berbeda, misalnya 2 tentara darat dan 1 angkatan laut, atau 2 angkatan laut dan 1 tentara darat. Inggris yang unggul dalam kekuatan laut memulai dengan angkatan laut di London dan Edinburgh, serta tentara darat di Liverpool, sedangkan Prancis memulai dengan tentara darat di Paris dan Marseille, serta angkatan laut di Brest. Tentu saja Rusia memulai dengan tentara darat di Moskow/Warsawa, serta angkatan laut di Sevastopol/Sankt Peterburg. Wilayah terdiri dari 3 jenis: daratan, laut, dan pesisir; daratan hanya bisa diduduki tentara darat, laut hanya oleh angkatan laut, dan pesisir bisa diduduki tentara darat maupun angkatan laut.
Jalannya permainan sendiri sangat sederhana. Tidak ada dadu maupun unsur kebetulan lain sama sekali; setiap giliran, masing-masing pemain harus mendapatkan bantuan negara sekitar lewat negosiasi diplomatik agar pergerakan pasukannya lebih menguntungkan. Diplomasi bisa dilakukan secara terbuka maupun diam-diam. Karena umumnya berlangsung secara asinkron, kadang ada batas waktu. Setelah itu, masing-masing pemain menyerahkan "surat perintah" untuk unit-unitnya, lalu master akan mengumpulkan dan memproses semuanya. Karena itu, game ini juga bisa dimainkan dalam bentuk Play By Mail, saling berkirim isi lewat email. Anggap saja setiap orang menyerahkan perintahnya lalu semuanya dibuka secara bersamaan. Dalam setiap surat perintah, hanya satu perintah yang bisa diberikan untuk setiap unit. Misalnya, Prancis yang memiliki 3 unit akan menulis "A Par–Bur, A Mar–Spa, F Bre–Pic" dalam surat perintahnya. Artinya, "tentara darat bergerak dari Paris ke Burgundy / dari Marseille ke Spanyol, angkatan laut bergerak dari Brest ke Picardy"
Alasannya begini: semua pasukan memiliki kekuatan 1 yang sama, tetapi setiap wilayah hanya bisa ditempati tepat 1 unit (pasukan), jadi jika ada situasi 2 unit bergerak ke wilayah yang sama, aksi itu akan dibatalkan. Yang menyelesaikan ini adalah dukungan (Support) dari pasukan sekutu di wilayah sekitar; jika jumlah unit yang menyerang dengan dukungan menjadi lebih banyak daripada jumlah unit yang bertahan, maka wilayah itu akan direbut. Jadi, untuk mendapatkan apa yang diinginkan, Anda harus aktif berdiplomasi.
"Kali ini aku mau menyerang Ukraina, mau bantu tidak? Ayo kita maju bersama ke barat"
"Nggak mau!" / "Apa untungnya buat aku?"
Pada kenyataannya, ini adalah game yang dari awal sampai akhir isinya sepenuhnya "interaksi diplomatik yang berlangsung lewat percakapan", jadi sangat mengejutkan bahwa AI bisa memainkannya dengan benar.