4 poin oleh xguru 2022-11-29 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Dibangun berdasarkan model InstructGPT yang sudah ada
    • Model yang menghasilkan tulisan sesuai instruksi prompt: "Jelaskan pendaratan di bulan kepada anak di bawah 6 tahun dalam beberapa kalimat"
  • Dibandingkan 002, 003 memiliki peningkatan berikut
    • Menghasilkan tulisan dengan kualitas lebih tinggi
    • Mampu menangani perintah yang lebih kompleks
    • Dapat menghasilkan konten dengan format yang lebih panjang sehingga tugas yang sebelumnya sulit kini bisa dilakukan
  • Tersedia untuk langsung digunakan mulai hari ini, dengan harga yang sama seperti sebelumnya ($0.0200 / 1k token)

1 komentar

 
xguru 2022-11-29

Contoh yang ada di email dari Open AI adalah sebagai berikut.

Saat ditanya, "I am trying to write a web application. What backend frameworks could I use, and what are their pros and cons?"

text-davinci-002 :

Ada banyak framework backend yang bisa digunakan untuk aplikasi web. Beberapa yang populer antara lain Django, Ruby on Rails, dan Express.js. Masing-masing framework ini memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, jadi penting untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan spesifik aplikasi Anda.

text-davinci-003 :

  1. Node.js: Node.js adalah runtime environment berbasis JavaScript yang populer untuk menulis aplikasi backend. Kelebihan: Node.js cepat, ringan, dan mudah dipelajari, serta memiliki komunitas developer yang besar. Kekurangan: Node.js bisa sulit untuk di-debug dan kurang memiliki tool yang kuat untuk membangun aplikasi berskala besar.

  2. Django: Django adalah framework web berbasis Python yang populer. Kelebihan: Django kuat dan terdokumentasi dengan baik, sehingga mudah untuk memulai. Django juga mendukung berbagai database dan API, sehingga Anda bisa dengan mudah terintegrasi dengan layanan lain. Kekurangan: Django bisa sulit diskalakan untuk aplikasi besar dan bisa lambat untuk jenis request tertentu.

  3. Ruby on Rails: Ruby on Rails adalah framework web populer yang berbasis bahasa pemrograman Ruby. Kelebihan: Ruby on Rails mudah dipelajari dan dapat digunakan untuk membangun aplikasi web yang kuat dengan cepat. Framework ini juga memiliki berbagai fitur bawaan, seperti authentication dan authorization. Kekurangan: Ruby on Rails bisa lambat dan memakan banyak resource, serta bisa sulit diskalakan.