6 poin oleh owler 2019-10-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Cara membedakan pengembang yang kompeten berdasarkan model perolehan keterampilan Dreyfus.

"Sejujurnya...

Budaya pengembangan di negara kita berantakan. Mulai dari sistem klasifikasi tingkat pengembang yang dibagi menjadi junior-menengah-senior, lembur berlebihan, jadwal yang tidak masuk akal, kenyataan bahwa pengembang baru langsung diberi pekerjaan tanpa mentor, hingga lingkungan tempat belajar yang nyaris tak ada selain lembaga kursus—daftarnya tidak ada habisnya. Berbagai diskusi memang dilakukan untuk menyelesaikannya, tetapi belum ada yang benar-benar manjur.

Di dalam lingkaran setan ini, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh individu. (Ya.. memang neraka ya..)

Namun, baik itu siklus yang baik maupun buruk, selalu ada mata rantai yang penting.

Mata rantai yang bisa mempercepat siklus itu atau memutuskannya.

Saya pikir cara yang dapat diandalkan untuk mengenali kemampuan seorang pengembang adalah mata rantai yang bisa memutus lingkaran setan semacam ini.

Saya percaya bahwa, baik sebagai individu maupun organisasi, jika bersama pengembang yang kompeten, kita bisa keluar dari lingkaran setan itu.

Jadi saya ingin berbagi

apa yang bisa diperoleh dari pengembang yang kompeten?

serta bagaimana cara membedakan dan mengenali pengembang yang kompeten?

melalui metode saya."

1 komentar

 
changi1122 2019-10-29

Sebagai pemula, saya tidak tahu bagian mana yang harus dipelajari, tetapi sekarang saya jadi bisa menentukan arahnya. Terima kasih banyak.