- Memungkinkan membuat sketsa ide dengan menyusun catatan dari alat pencatat Obsidian secara visual
- Selain catatan, dapat menyematkan gambar/PDF/video/audio/halaman web
- Disimpan dalam format JSON open source sehingga fitur dapat ditambahkan melalui berbagai alat dan ekstensi
6 komentar
Saya sudah pindah ke logseq yang lebih sederhana, bagaimana dengan yang lain? obsidian vs logseq
Berkat plugin, saya tadinya tetap bertahan di Logseq, tapi Obsidian jadi menarik perhatian saya lagi.
Obsidian adalah aplikasi yang benar-benar dibuat dengan sangat baik. Tim pengembang yang penuh semangat dan komunitas yang antusias telah menciptakan aplikasi catatan yang bisa disesuaikan pengguna sesuai kebutuhan.
LOCAL FIRST
Obsidian adalah aplikasi Local-First, jadi saya bisa mengelola data saya sendiri. Secara praktis, ini benar-benar luar biasa.
Kecepatan respons yang luar biasa
Dokumen berisi 100 ribu karakter pun tidak masalah. Bahkan saat mencari di banyak sekali dokumen, aplikasi ini hampir tidak pernah macet. (Padahal sejauh ini saya sudah menulis 3.900 dokumen!) Aplikasinya cepat dan gesit.
Banyak cara untuk mengatur tanpa bergantung pada alat platform tertentu
Di Notion, mengganti semua kata 'annyeong' menjadi 'annyeonghaseyo' di seluruh dokumen terasa sangat melelahkan. Tapi di Obsidian, hal seperti itu selesai cukup dengan menjalankan tool CLI yang biasa dipakai atau grepwin.
Bisa memilih solusi sinkronisasi sesuka hati
Memang ada solusi sinkronisasi bawaan bernama Obsidian Sync. Tapi karena Obsidian bersifat Local-First, cukup letakkan folder Obsidian ke cloud dan sinkronkan dari sana, Obsidian tetap berjalan mulus dengan baik. Kalau butuh rencana cadangan, Anda bisa memakai plugin Obsidian Git. Jadi kalau Obsidian Sync sampai gagal pun, Anda tetap bisa menyinkronkan Obsidian. Saya belum pernah merasa setenang dan senyaman ini saat memakai sebuah layanan. Pada masa awal Notion, saya sering khawatir, kalau mereka bangkrut bagaimana nasib data saya...
Bisa menyesuaikan tool catatan sendiri dengan plugin komunitas yang luar biasa
Kemungkinan untuk mengembangkan penggunaan Obsidian jauh melampaui sekadar aplikasi catatan sangatlah banyak. Ada Excalidraw yang bisa terintegrasi dengan Obsidian, papan kanban, kalender, OmniSearch yang memungkinkan pencarian dokumen seperti mesin pencari, dan Templater untuk memproduksi dokumen massal dengan template tertentu, dan masih banyak lagi...
Bahkan ketika API aplikasi berubah, kebanyakan plugin bereaksi dengan cepat dan menyesuaikan diri dengan API baru. Untuk orang-orang yang tidak suka tema bawaan, ada juga tema komunitas. Dan semua fungsi itu terintegrasi dengan rapi di dalam aplikasi. Semuanya bisa diselesaikan di Obsidian. Tinggal pergi ke Github, tanpa membaca bagian Installation pun, cukup tekan tombol 'Instal' lalu selesai, langsung terpasang.
Bukan pengguna yang menyesuaikan diri dengan tool, melainkan tool yang bisa menyesuaikan diri dengan pengguna
Obsidian punya sangat banyak fitur. Namun Obsidian akan tetap diam selama pengguna tidak tertarik pada fitur tersebut. Karena itu tampilannya terasa sangat bersih. Anda tidak perlu mengetahui semua fungsi tool ini; aplikasi ini dirancang agar pengguna cukup memilih dan memakai hal-hal yang paling nyaman bagi mereka.
Tapi tetap indah
Kalau dulu tema bawaannya dinilai sekadar lumayan, sekarang benar-benar indah. Obsidian punya desain khasnya sendiri. Desain yang membuat senang hanya dengan melihatnya. Di antara aplikasi yang agak geeky, menurut saya ini yang paling cantik. Sangat menggemaskan.
Namun tetap dengan tim pengembang yang sangat proaktif
Saya sudah menganggapnya cukup bagus sejak awal 2021. Tapi sejak saat itu, begitu banyak hal baru ditambahkan. Dukungan WYSIWYG, Canvas, UI baru, multi-tab... Tim pengembang Obsidian aktif berkomunikasi dengan pengguna dan sangat giat mengembangkan produknya. Pernah juga saya melaporkan bahwa Sync tidak berfungsi, dan dalam 3 menit saya mendapat mention bahwa masalahnya sudah diperbaiki.
Saya sudah memakainya selama 2 atau 3 tahun, dan ini benar-benar tool yang luar biasa. Saya harap semua orang setidaknya mencobanya sekali.
Saya suka karena berjalan dengan baik juga di Linux..! Notion sudah terang-terangan bilang tidak berniat mendukungnya... wkwk
Bagus sekali! 'm 'bbb wkwkwk
Saya sudah memakai Obsidian sekitar 3 bulan dan sangat puas. Saya harap semua orang setidaknya mencobanya sekali.