5 poin oleh xguru 2023-01-19 | 6 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Menggunakan browser yang sudah terpasang di OS tanpa menyematkan browser (bukan webview)
    • Mendukung Chromium & Firefox
    • Ukuran bundel kecil dan build cepat
  • Mendukung prototyping cepat dengan API yang sederhana tetapi kuat
  • Mendukung Deno sebagai pengganti Node.js (tahap eksperimental)
  • Mendukung Windows/Linux, dukungan untuk Mac sedang dikerjakan

6 komentar

 
sddsdd94 2023-01-19

Sepertinya mirip dengan Wails, yang konsepnya serupa dan dibuat dengan Go.

 
hided62 2023-01-19

Ini memang terlihat seperti teknologi yang menarik, tetapi saya belum melihat kasus penggunaan yang benar-benar dibutuhkan.
Bukankah bentuknya seperti sekadar menggabungkan kelemahan dari metode menyematkan web browser dan metode memakai WebView..?

 
hhkkkk 2023-01-20

Bukankah ini untuk mengurangi ukuran bundel dan menghemat memori?

 
hided62 2023-01-20

Saya punya keraguan terhadap keduanya.
Gluon dijelaskan sebagai arsitektur yang menjalankan web browser, sekaligus NodeJS yang mengendalikan web browser tersebut. Seluruh web browser kemungkinan memakai memori yang sama besar atau bahkan lebih besar daripada komponen WebView (karena bagian UI/UX), jadi apakah dengan tambahan NodeJS di atas itu benar-benar bisa menghemat memori... saya tidak yakin.

Bahkan ukuran bundle yang ditampilkan untuk situs web itu dihitung dengan asumsi bahwa NodeJS sudah terpasang di sistem, sehingga ukurannya bisa terlihat seperti itu, dan untuk build time, pihak tauri adalah full cold build yang benar-benar dimulai dari awal sampai Rust crate...

 
galadbran 2023-01-23

Sepertinya ini pada dasarnya implementasi konsep seperti Tauri (menggunakan browser yang ada di sistem) dengan Node...

 
joone 2023-01-20

Jika instance browser yang sudah ada bisa digunakan kembali, tentu akan menghemat memori. Saat ini, pada aplikasi Electron, ada masalah karena masing-masing harus memuat engine Electron sendiri ke dalam memori.