Apakah pekerjaan software engineer akan menjadi tidak berguna karena AI?
(twitter.com/ID_AA_Carmack)Jawaban John Carmack atas pertanyaan yang diajukan seseorang lewat DM
Jika Anda membangun "Product Skill (keterampilan produk)" yang utuh, dan menggunakan alat yang paling cocok untuk pekerjaan tersebut—yang saat ini mungkin masih pengodean manual, tetapi nanti bisa jadi sesuatu yang dipandu AI—Anda akan baik-baik saja.
Apakah "keterampilan produk" berarti soft skill/hard skill?
Banyak programmer tidak memahami bahwa software hanyalah alat yang membantu orang mencapai sesuatu. Fokuslah pada nilai yang disampaikan, dan jangan terjebak pada detail alatnya
2 komentar
Sepertinya maksudnya, jika insinyur perangkat lunak didefinisikan bukan sebagai orang yang melakukan pemrograman, melainkan sebagai orang yang memecahkan masalah, maka mereka bisa melakukan lebih banyak hal.
Ini jawaban yang memberikan pencerahan yang sangat mendasar. Bahkan kalau bukan karena AI sekalipun. Bukan hanya AI, kita tampaknya juga sering mengalami terkubur oleh library yang sedang tren, solusi tooling, framework, dan sebagainya setiap saat.