- Dirancang ulang sepenuhnya untuk menggantikan browser Opera yang ada
- Browser berbasis Chromium yang menerapkan compositor multithreaded pada UI: menghadirkan animasi yang mulus dan efek visual yang elegan
- Desain modular: tiap fitur diterapkan pada UI seperti modul kecil - sidebar, modul tab, bilah alamat, dan lain-lain
- Navigasi tab yang intuitif: mendukung pengelompokan tab otomatis berbasis konteks. Tiap grup tab dapat diciutkan
- Akses instan di sidebar ke fitur seperti workspace, AI (ChatGPT, ChatSonic), pemutar media (Spotify, Apple Music, Tidal,..), messenger (Facebook, WhatsApp, Telegram,..), dan lain-lain
- Versi pengembang akses awal
2 komentar
Setelah sempat saya coba sebentar, saya suka karena UI-nya terasa responsif.
Namun, masih ada sedikit bagian yang terasa kurang.
Desainnya memang agak berbeda, tapi fitur-fiturnya mengingatkan pada Edge. Grup tab atau sidebar...
Bagaimanapun juga, menarik untuk melihat apakah Opera benar-benar bisa meningkatkan pangsa pasarnya.