- Berbasis arsitektur Armv9.2
- Rekomendasi SoC dari Arm biasanya adalah desain "1+3+4": 1 chip X besar, 3 chip A700 menengah, 4 chip A500 kecil
- Tahun ini Arm mengungkap tata letak baru "1+5+2": hasil benchmark di Android 13 menunjukkan peningkatan performa 27%
- Karena Arm hanya mengungkap desainnya, sebenarnya tidak diketahui siapa yang akan membuatnya
- Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 tidak mengikuti desain Arm secara mentah karena tidak ingin melepaskan dukungan 32-bit
- Klaim performa yang Arm buat untuk X1/2/3 pada praktiknya tidak terlalu terlihat, jadi sepertinya tidak perlu menanggapi klaim mereka terlalu serius (tidak diketahui apakah masalah performanya berasal dari Qualcomm, pendinginan, atau proses manufaktur)
- Jika sesuai klaim Arm, peningkatan performa 15% pada X4 dan efisiensi daya yang 40% lebih baik cukup mengesankan
- Namun iPhone 14 Pro mencatat skor Geekbench single-core 63% lebih tinggi dibanding Snapdragon 8 Gen 2 yang memakai X3, dan multi-core juga 25% lebih tinggi
- Tahun lalu Arm mengatakan akan bersaing dengan Intel i7 lewat desain yang memasukkan 8 chip Cortex X3 dan 4 core A715, tetapi chip X3 terbesar yang ada di pasar adalah Snapdragon 8cx Gen 3 dengan 4 chip X3 dan 4 A715, dan itu pun hanya dipakai di beberapa laptop Windows
- Tahun ini Arm juga mengungkap mega-chip laptop berperforma tinggi yang berisi 10 X4 dan 4 A720, tetapi siapa yang akan membuatnya?
Belum ada komentar.