25 poin oleh kuroneko 2023-06-13 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Perjalanan sebuah proyek untuk membuat game platformer 2D di mana pemain mendesain level mereka sendiri dan AI menghasilkan gambar render.
  • Mencoba menghasilkan gambar dengan memanfaatkan ControlNet Depth mode pada model yang dilatih dengan gambar piksel dari gambar blok yang digambar, tetapi hasilnya tidak bagus.
    • Beralih ke Scribble mode dan terus menyempurnakan prompt untuk mendapatkan hasil yang sedikit lebih baik.
    • Karena tile tidak perlu berulang, model diganti dari model piksel ke model ilustrasi anak-anak, dan didapatkan gambar bergaya ilustrasi yang tidak berulang.
    • Hasilnya tampak cukup baik, tetapi karena keterbatasan Scribble mode, terlalu sering muncul gambar yang tidak jelas mana yang merupakan tanah.
    • Kembali lagi ke Depth mode, tetapi setelah menambahkan pijakan putih di atas blok, diperoleh gambar dengan tanah yang selalu terbedakan jelas sehingga pemain bisa berdiri di atasnya.
    • Namun, meskipun prompt disesuaikan, yang didapat hanya latar belakang yang monoton.
    • Untuk mengatasinya, elemen seperti pijakan, blok, pilar blok, dan latar belakang dipisahkan lalu kedalamannya disesuaikan, sehingga diperoleh gambar dengan kualitas yang jauh lebih tinggi.
    • Terakhir, setelah blok diubah dari bentuk persegi menjadi bentuk yang bergelombang, diperoleh gambar akhir yang terasa seperti dunia nyata karena tanahnya tidak berbentuk kotak.
  • Karena memiliki depth map, dunia dipisahkan berdasarkan depth map untuk menempatkan objek dan pemain pada posisi yang sesuai.
  • Semua ini kemudian digabungkan dan dirilis sebagai game nyata.

2 komentar

 
zer0ne 2023-06-13

Akan ada lebih banyak pengembang solo. Ini adalah arah yang positif.

 
kuroneko 2023-06-13

ControlNet memang terasa sangat bagus, dan sepertinya hari ketika revolusi AI juga hadir di game sudah tidak lama lagi.