- Seorang insinyur perangkat lunak Korea Utara yang terjebak di Tiongkok menyusun rencana pelarian dengan bantuan seorang pendeta Korea Selatan.
- Insinyur itu melepaskan kamera pengawas dan bersiap pergi dengan menggunakan taksi.
- Rencana pelarian itu mencakup berganti taksi beberapa kali sebelum tiba di tujuan akhir.
- Insinyur itu merasakan emosi yang aneh tentang pelariannya, tetapi tidak merasa takut.
- Bagi warga Korea Utara yang berada di Tiongkok, upaya membelot menjadi semakin sulit dan berbahaya.
- Artikel ini membahas tantangan dan risiko yang dihadapi warga Korea Utara yang mencari kebebasan di Tiongkok.
Belum ada komentar.