2 poin oleh xguru 2023-07-12 | 4 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • SUSE akan membuat sendiri distribusi kompatibel untuk pengguna RHEL (Red Hat Enterprise Linux) dan CentOS
  • Berencana menginvestasikan lebih dari $10m (13 miliar won) selama beberapa tahun ke depan
  • Proyek ini direncanakan akan disumbangkan ke yayasan open source
  • Akan dipelihara bersama openSUSE dan SLE (SUSE Linux Enterprise) yang sudah ada, agar pelanggan enterprise dapat memilih tanpa vendor lock-in
    → memperkuat SUSE Liberty Linux yang diumumkan tahun lalu

Ringkasan GN⁺

  • SUSE, pemimpin global dalam solusi open source untuk enterprise, berencana melakukan fork terbuka atas RHEL (Red Hat Enterprise Linux) dan mengembangkan serta memelihara distribusi yang kompatibel dengan RHEL.
  • SUSE berencana menginvestasikan lebih dari 10 juta dolar AS pada proyek ini untuk menjaga inovasi dan memberikan kebebasan memilih serta menghapus vendor lock-in bagi pelanggan dan komunitas open source.
  • SUSE mengakui kebutuhan akan pilihan dan kompatibilitas bagi pengguna RHEL dan CentOS, sambil tetap mempertahankan komitmennya terhadap solusi Linux yang sangat dihargai seperti SUSE Linux Enterprise (SLE) dan openSUSE.
  • SUSE berencana menyumbangkan proyek ini ke yayasan open source untuk menjamin akses gratis yang berkelanjutan ke kode sumber alternatif.
  • Upaya kolaboratif ini menunjukkan komitmen SUSE terhadap inovasi dan pengembangan yang digerakkan komunitas di bidang Linux enterprise, cloud computing, containerization, edge computing, AI/ML, dan teknologi baru lainnya.
  • Komunitas Linux enterprise membutuhkan standardisasi, stabilitas, dan konsistensi, dan kolaborasi SUSE dengan CIQ serta perusahaan sejenis lainnya bertujuan memajukan standar Linux enterprise terbuka.
  • SUSE mengundang komunitas untuk berpartisipasi aktif dan berkolaborasi dalam membentuk masa depan perangkat lunak penting ini.
  • Perkembangan ini memperkuat Liberty Linux dan membuka peluang baru bagi para software engineer untuk berpartisipasi dan berkontribusi pada proyek tersebut.

4 komentar

 
pmc7777 2023-07-12

Uangnya... banyak ya..?

 
galadbran 2023-07-12

Apakah model pendapatan SUSE cukup baik…

 
xguru 2023-07-12

CEO SUSE saat ini, Dirk-Peter van Leeuwen, pernah bekerja selama 18 tahun sebagai VP di RedHat, dan bergabung dengan SUSE sebagai CEO mulai Mei tahun ini.
https://www.linkedin.com/in/dpvanleeuwen/details/experience/

Artinya, dia adalah sosok yang sangat memahami kondisi internal RedHat.

 
GN⁺ 2023-07-12
Opini Hacker News
  • SUSE yang mem-fork RHEL bisa menjadi ancaman yang kredibel bagi RHEL milik IBM/Red Hat.
  • Banyak perusahaan masih mengikuti kompatibilitas RHEL, tetapi saat ini hal itu mungkin sudah tidak terlalu berarti.
  • Ungkapan RHEL "versi stabil tetapi patch di-backport" dianggap sudah ketinggalan zaman dan dapat menyebabkan kesalahan sistem.
  • Orang-orang mempertanyakan mengapa kompatibilitas RHEL dianggap diinginkan ketika ada opsi lain seperti Debian, Nix, dan Arch.
  • SUSE mengklaim investasi ini akan menjaga inovasi dan menawarkan pilihan nyata yang tidak bergantung pada vendor.
  • Sebagian orang mengkritik SUSE karena sebelumnya bergantung pada vendor dan menaikkan harga SLES untuk kalangan akademik.
  • Ada pertanyaan tentang motivasi pengumuman SUSE dan apakah ini benar-benar bermanfaat bagi komunitas open source.
  • Ada spekulasi tentang koordinasi dengan Oracle, yang membuat pengumuman serupa dengan SUSE.
  • Langkah SUSE dapat membuat strategi Red Hat terlihat berisiko, tetapi belum tentu bodoh.
  • Ada usulan agar Alma, Rocky, SUSE, dan Oracle bekerja sama dan berbagi sumber daya.
  • Sebagian orang mempertanyakan tindakan IBM/Red Hat dan apakah mereka memang "pihak yang jahat".
  • Tindakan SUSE di masa lalu, seperti akuisisi Rancher dan penghentian k3os, menimbulkan kekhawatiran tentang komitmen mereka terhadap proyek open source.
  • Sebagian orang percaya keterlibatan SUSE dalam masalah klon RHEL justru menurunkan nilai distro mereka sendiri.