- Presiden Signal Meredith Whittaker menolak rancangan undang-undang Inggris yang mewajibkan backdoor untuk mengakses pesan terenkripsi
- Whittaker menyebut rencana pemerintah sebagai "mustahil secara matematis" dan menyatakan bahwa jika hukum tersebut diberlakukan, mereka akan menarik diri dari pasar Inggris
- Misi Signal menempatkan privasi dan keamanan pengguna sebagai prioritas utama
- Inggris meyakini backdoor diperlukan untuk mencegah aktivitas ilegal, tetapi Whittaker berargumen bahwa tidak mungkin membuat backdoor yang hanya bisa diakses oleh "orang baik"
- Whittaker mengutip contoh-contoh mengenai risiko ketika pemerintah dapat mengakses pesan pribadi
- Signal serta layanan chat terenkripsi seperti Telegram dan WhatsApp juga bisa menarik diri dari Inggris jika RUU keselamatan online diberlakukan
- Meski jumlah penggunanya kecil, Signal tetap berkomitmen pada privasi dan keamanan pengguna
1 komentar
Pendapat Hacker News