Mengelola to-do, jika dilakukan dengan kurang tepat, justru dapat menurunkan motivasi dan akhirnya terbengkalai. Saya juga banyak memikirkannya. Kali ini, berdasarkan 10 tahun hidup sebagai developer, saya merangkum cara-cara yang kurang baik dan cara-cara yang baik dalam mengelola to-do, serta metodologi di baliknya. :)
- Manajemen to-do
- Pengenalan cara yang kurang baik
- Menjaga prinsip
- Pengenalan Getting Things Done (GTD)
- Pengenalan Personal Kanban
4 komentar
Saya rasa akan lebih baik jika ada satu tingkat ringkasan tambahan. Enak dibaca :D
Terima kasih, saya membacanya dengan baik.
Untuk hal seperti kanban, saya merasa ada kekurangan dari sisi pencatatan harian, jadi saya ingin mendengar pendapat.
Artinya, saat melihat papan kanban kita bisa mengetahui situasi saat ini, tetapi bukankah sulit untuk mengetahui kapan dan pekerjaan apa yang dilakukan?
Seperti yang Anda sampaikan, papan Kanban saat ini dioptimalkan hanya untuk melihat progres yang sedang berjalan.
Untuk pekerjaan yang sudah dilakukan sebelumnya, diperlukan pengelolaan riwayat secara terpisah, tetapi karena cukup merepotkan jika harus melakukan ini setiap saat, saya menggunakan alat lain.
Saya pengguna Mac, jadi saya memakai aplikasi bernama Things 3. Dalam kasus aplikasi ini, ia mengikuti filosofi GTD yang diperkenalkan dalam artikel, dan juga mengelola riwayat pekerjaan yang telah dilakukan melalui konsep bernama Logbook. :)