Bukan karena diskusi dan issue itu berbeda, melainkan mungkin karena membaginya ke tab terpisah memang lebih sesuai dengan preferensi mereka.
Memasang semacam to-do list dan diskusi sekaligus di tab issue, lalu mengelolanya dengan tag
vs
menggunakan tab issue hanya untuk to-do list, dan diskusi hanya untuk diskusi
Saya bahkan tidak tahu tempat seperti ini ada, tetapi rasanya seperti ruang yang membangkitkan nostalgia. Terasa seperti internet di masa-masa awal, dan juga mengingatkan pada era layanan PC communication.
Belakangan ini saya juga jadi kepikiran untuk membuat semacam blog anonim yang dikelola secara asal saja, tanpa bahkan memeriksa ejaan. Saya tidak yakin apakah ini karena usia, gejala pribadi saya, atau gejala yang muncul secara lebih luas di masyarakat, tetapi yang pasti, akhir-akhir ini slop memang terasa melelahkan bagi saya.
Ini kurang lebih sama saja dengan AI yang dilatih menggunakan basis kode para developer yang dibangun lewat usaha puluhan tahun (github, stackoverflow, dll.) lalu mengancam para developer yang dibayar saat ini.
Jika situasinya menuntut sesuatu yang ringkas, tidak ada bahasa yang bisa menggantikan C, C++, atau Rust. Hanya saja, tidak banyak pengembang yang bisa berempati dengan pengembangan sambil mengkhawatirkan overflow atau peretasan pada level bit di struct atau map.
Model monetisasi Tailwind pada dasarnya hanya Tailwind UI yang berbasis Headless UI, sementara shadcn yang berbasis Radix UI dan HeroUI yang berbasis React Aria gratis sekaligus sangat bagus, serta menawarkan lebih banyak komponen dan dokumentasi yang lebih rinci. Komunitasnya juga lebih aktif. Tailwind UI sudah tidak punya alasan kuat lagi untuk dibeli.
Lho, bahkan tulisannya sendiri ternyata sudah ditulis 7 tahun lalu ya? Sepertinya sebagian diperbarui pada 2025 sambil menambahkan isi di bagian belakang... 🤦
Judulnya terlalu provokatif. Kalau melihat tulisan aslinya, itu adalah artikel tentang mengapa C paling cocok untuk pengembangan sqlite. Semoga semuanya tidak lagi kesal.
Bukan karena diskusi dan issue itu berbeda, melainkan mungkin karena membaginya ke tab terpisah memang lebih sesuai dengan preferensi mereka.
Memasang semacam to-do list dan diskusi sekaligus di tab issue, lalu mengelolanya dengan tag
vs
menggunakan tab issue hanya untuk to-do list, dan diskusi hanya untuk diskusi
Saya bahkan tidak tahu tempat seperti ini ada, tetapi rasanya seperti ruang yang membangkitkan nostalgia. Terasa seperti internet di masa-masa awal, dan juga mengingatkan pada era layanan PC communication.
Belakangan ini saya juga jadi kepikiran untuk membuat semacam blog anonim yang dikelola secara asal saja, tanpa bahkan memeriksa ejaan. Saya tidak yakin apakah ini karena usia, gejala pribadi saya, atau gejala yang muncul secara lebih luas di masyarakat, tetapi yang pasti, akhir-akhir ini
slopmemang terasa melelahkan bagi saya.Eh, rasanya belum lama ini saya melihat tulisan dari seseorang yang membagikan utilitas terkait ini...
Saya suka TanStack Router
Terima kasih sudah membagikan konten yang bagus.
Terima kasih telah membagikan konten yang bagus.
https://www.coderabbit.ai/
Ada yang pernah pakai CodeRabbit? Harganya lumayan mahal, jadi saya kurang yakin apakah sepadan dengan nilainya.
Melakukan PHK lalu mendapat dukungan dari Google?
> Target asupan protein adalah 0.54~0.73 gram per pon berat badan
Jadi 1.19~1.61 gram per kg berat badan. Untuk berat 80 kg, berarti 95~129 g
Pembuat Tailwind memecat 75% tim engineering
> Saya rasa mereka perlu menjelaskan mengapa indikator kesehatan tidak membaik meskipun konsumsi daging sudah tinggi.
Ini sebenarnya maksudnya apa sih wkwkwk
Rasanya luar negeri memang punya common sense yang berbeda dari akarnya
Daripada isinya, ini memang situs yang dibuat pemerintah, tetapi desain dan implementasinya justru lebih menarik perhatian saya.
Ini kurang lebih sama saja dengan AI yang dilatih menggunakan basis kode para developer yang dibangun lewat usaha puluhan tahun (github, stackoverflow, dll.) lalu mengancam para developer yang dibayar saat ini.
Aneh, bukan. Ketika kita memasuki era hiper-konektivitas, merenung justru menjadi tindakan yang semakin mewah dan sulit dijangkau.
Jika situasinya menuntut sesuatu yang ringkas, tidak ada bahasa yang bisa menggantikan C, C++, atau Rust. Hanya saja, tidak banyak pengembang yang bisa berempati dengan pengembangan sambil mengkhawatirkan overflow atau peretasan pada level bit di struct atau map.
Memang Android yang paling unggul dalam hal value for money.
Rasanya seperti bisa membayangkan Anda tetap tekun memakai pena meskipun ada komputer dan kalkulator, haha
Model monetisasi Tailwind pada dasarnya hanya Tailwind UI yang berbasis Headless UI, sementara
shadcnyang berbasis Radix UI danHeroUIyang berbasis React Aria gratis sekaligus sangat bagus, serta menawarkan lebih banyak komponen dan dokumentasi yang lebih rinci. Komunitasnya juga lebih aktif. Tailwind UI sudah tidak punya alasan kuat lagi untuk dibeli.Lho, bahkan tulisannya sendiri ternyata sudah ditulis 7 tahun lalu ya? Sepertinya sebagian diperbarui pada 2025 sambil menambahkan isi di bagian belakang... 🤦
Judulnya terlalu provokatif. Kalau melihat tulisan aslinya, itu adalah artikel tentang mengapa C paling cocok untuk pengembangan sqlite. Semoga semuanya tidak lagi kesal.