Luar biasa, waktu muatnya juga tidak lama, gerakannya sangat mulus, dan gayanya begitu imut—ini adalah salah satu UX web paling fantastis yang pernah saya alami belakangan ini.
Menurut saya, Typora mengungguli LaTeX dalam banyak hal.
Namun, masih ada bug-bug kecil yang tersisa, dan cukup disayangkan karena waktu yang dibutuhkan hingga versi baru dirilis terlalu lama.
Sepertinya sejak mereka mengelola komunitas sendiri dan sempat mencoba memonetisasi editor+cloud berbayar namun tidak berjalan baik, kecepatan pengembangannya tidak secepat dulu.
Lucu juga ya, orang-orang yang sudah N tahun melakukan self-hosting email selalu bilang itu tidak sulit, tapi cerita soal akhirnya kena blokir hampir pasti selalu masuk.
Kalau kondisinya tidak stabil seperti ini, daripada memakainya, sebaiknya pakai saja yang seperti Clerk, lalu saat jumlah pengguna sudah bertambah, baru serius memikirkan masalah autentikasi.
Saya belum lama ini sempat membuat sesuatu dengan auth.js, tapi dalam waktu singkat ternyata sudah berubah lagi. Sisi web memang sangat merepotkan dan melelahkan. Dan saya juga pernah mencoba mengajukan PR karena ada dokumentasi dan contoh yang salah, tetapi ditutup begitu saja seolah tidak ada masalah apa-apa, jadi saya cukup tercengang. Sepertinya secara internal timnya memang sedang tidak berjalan dengan baik.
Bahkan di halaman harga pun tidak ada penjelasan soal kuota, jadi sulit menilai apakah ini sepadan dengan biayanya.
Sudut pandang yang keren.
JS dan TS itu nyaris bahasa yang sama, jadi menurut saya sebaiknya digabung saja, ya?
Java dan C# dari dulu sampai sekarang tetap menjadi standar di lingkungan web server enterprise.
Luar biasa, waktu muatnya juga tidak lama, gerakannya sangat mulus, dan gayanya begitu imut—ini adalah salah satu UX web paling fantastis yang pernah saya alami belakangan ini.
Agak aneh kalau HTML masuk ke dalam peringkat.
Survei Stack Overflow dan peringkat bahasa populer ternyata sangat berbeda ya.
Saya benar-benar tidak percaya kalau Java ada di peringkat 2.
Menurut saya, Typora mengungguli LaTeX dalam banyak hal.
Namun, masih ada bug-bug kecil yang tersisa, dan cukup disayangkan karena waktu yang dibutuhkan hingga versi baru dirilis terlalu lama.
Sepertinya sejak mereka mengelola komunitas sendiri dan sempat mencoba memonetisasi editor+cloud berbayar namun tidak berjalan baik, kecepatan pengembangannya tidak secepat dulu.
Saya kira yang jago menghajar cuma perusahaan, ternyata warga juga dihajar dengan baik.
Lucu juga ya, orang-orang yang sudah N tahun melakukan self-hosting email selalu bilang itu tidak sulit, tapi cerita soal akhirnya kena blokir hampir pasti selalu masuk.
Wow...
Gila banget;;
Kalau kondisinya tidak stabil seperti ini, daripada memakainya, sebaiknya pakai saja yang seperti Clerk, lalu saat jumlah pengguna sudah bertambah, baru serius memikirkan masalah autentikasi.
Idenya bagus. Namun, sepertinya metode ini hanya bisa dijalankan jika ada alat atau aplikasi yang bisa mendukungnya.
Saya belum lama ini sempat membuat sesuatu dengan auth.js, tapi dalam waktu singkat ternyata sudah berubah lagi. Sisi web memang sangat merepotkan dan melelahkan. Dan saya juga pernah mencoba mengajukan PR karena ada dokumentasi dan contoh yang salah, tetapi ditutup begitu saja seolah tidak ada masalah apa-apa, jadi saya cukup tercengang. Sepertinya secara internal timnya memang sedang tidak berjalan dengan baik.
Saya harus bekerja seperti ini.
Wah........
Auth.js kini menjadi bagian dari Better Auth
Better Auth - Framework auth komprehensif untuk TypeScript
Wah.. saat
Summer Afternoonsaja sudah mengagumkan, tetapi ini jauh lebih bagus.