1 poin oleh GN⁺ 2023-07-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Chatbot tidak populer dan orang-orang tidak ingin berbicara dengan mereka.
  • Pada akhir tahun 90-an, situs web diharapkan menjadi generasi aplikasi berikutnya, tetapi mesin pencari menjadi titik masuk utama bagi pengguna.
  • Kemunculan aplikasi mobile membuat seolah-olah impian kita terwujud, tetapi aplikasi bersifat terbatas dan fitur tingkat lanjut bergantung pada sistem operasi host.
  • Asisten pribadi virtual seperti Siri, Alexa, dan Google Assistant terutama digunakan untuk tugas-tugas sederhana, tetapi integrasi dengan aplikasi terus berkembang dan kini menawarkan percakapan yang lebih kompleks.
  • Bahasa merupakan keterbatasan bagi asisten virtual, tetapi melalui large language model (LLM), kemampuan untuk memahami permintaan pengguna dan keluaran aplikasi akan meningkat secara drastis.
  • Hubungan yang penting adalah hubungan dengan asisten pribadi, bukan dengan chatbot individual atau asisten online tertentu.
  • Orang-orang berharap semua aplikasi dan fitur terintegrasi dengan asisten virtual pribadi.
  • Saat orang mengunjungi situs web atau menggunakan aplikasi, yang mereka cari adalah antarmuka pengguna yang fungsional, bukan chatbot.
  • Tidak ada yang ingin berbicara dengan chatbot.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-07-28
Opini Hacker News
  • Kebanyakan orang merasa chatbot tidak membantu dan lebih memilih terhubung dengan manusia untuk menyelesaikan masalah.
  • Chatbot dianggap sebagai solusi atas pengalaman pengguna web yang menyebalkan.
  • Sifat web yang berpusat pada iklan menyebabkan antarmuka pengguna yang membingungkan akibat iklan, sehingga chatbot terasa lebih menarik.
  • Premis artikel ini adalah bahwa pengguna akan lebih sering menggunakan chatbot yang terintegrasi ke perangkat daripada chatbot yang berdiri sendiri.
  • Chatbot sering diimplementasikan dengan tidak tepat, dengan pop-up yang mengganggu dan dukungan operator manusia yang sangat minim.
  • Beberapa komentator mengkritik tidak adanya bukti dan metrik yang mendukung klaim yang diajukan dalam artikel.
  • Efektivitas chatbot beragam, tetapi chatbot dapat membantu dalam memberikan jawaban dan dukungan kepada pengguna.
  • Chatbot terutama digunakan sebagai alat layanan pelanggan, bukan sebagai bantuan manusia serba guna untuk semua hal.
  • Pengguna, terutama ketika agen dukungan manusia tidak membantu atau tidak efisien, lebih memilih chatbot yang dapat memahami dan berinteraksi seperti manusia.
  • Beberapa pengguna masih lebih suka berinteraksi dengan manusia untuk keputusan dan tindakan yang kompleks.
  • Kualitas chatbot semakin membaik, dan pengguna lebih bersedia berinteraksi dengannya jika chatbot memberikan pengalaman yang baik.