3 poin oleh GN⁺ 2023-08-18 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel ini memperkenalkan tablet Linux StarLite 12.5-inch, perangkat yang ringkas namun bertenaga.
  • Tablet ini ditenagai prosesor Intel Alder Lake N200 dengan kecepatan hingga 3,7GHz dan memori 16GB.
  • Perangkat ini memiliki layar sentuh 3k 12.5-inch dan desain tanpa kipas untuk pengoperasian senyap.
  • Perangkat ini menawarkan daya tahan baterai hingga 12 jam dan dibalut sasis Type II Anodised Aluminium.
  • Perangkat ini memiliki desain konvertibel magnetik serta menyediakan beragam opsi konektivitas seperti WiFi 5, Bluetooth 5.1, Micro HDMI, USB-C, Micro SD, dan jack headphone.
  • Tablet ini menggunakan firmware open source yang ditenagai oleh coreboot dan edk II.
  • Perangkat ini menawarkan pembaruan selama 5 tahun yang disediakan melalui Linux Vendor Firmware Service (LVFS).
  • Firmware-nya sangat efisien, hanya membutuhkan 0,76 detik untuk POST, dan dapat dikustomisasi menggunakan antarmuka Advanced Configuration.
  • Tablet ini menyertakan keyboard dengan lampu latar dan tombol media, serta tersedia dalam berbagai tata letak internasional.
  • Juga disertakan pengisi daya Gallium Nitride mini yang menyediakan daya pengisian 65 watt melalui USB-C.
  • Perangkat ini hadir dengan garansi terbuka 1 tahun yang mengizinkan modifikasi tanpa membatalkan garansi.
  • Perangkat keras dan firmware-nya sangat dapat dikustomisasi, dan dapat dipra-instal dengan distribusi Linux pilihan pengguna.
  • Harga tablet Linux StarLite 12.5-inch mulai dari $498.00, belum termasuk bea masuk dan pajak.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-18
Opini Hacker News
  • Tablet Linux StarLite 12,5 inci menarik perhatian berkat dukungan Linux, firmware coreboot, dan spesifikasi yang layak di kisaran harga sekitar 500 dolar.
  • Para pengguna membagikan pengalaman mereka menggunakan Linux di tablet, sambil menyoroti dukungan layar sentuh dan masalah rotasi layar di berbagai distro Linux.
  • Ada harapan bahwa keberhasilan produk seperti tablet StarLite dapat meningkatkan dukungan layar sentuh di Linux.
  • Penggunaan port micro HDMI pada tablet ini menuai kritik, dan sebagai gantinya disarankan port USB-C ganda.
  • Layar beresolusi 2880x1920 pada tablet ini dianggap mengejutkan untuk kisaran harganya.
  • Sejumlah pengguna membagikan pengalaman memakai Linux di PC tablet lain, serta menyarankan alternatif seperti Asus flow z13 dan PC tablet dari HP.
  • Desain tanpa kipas pada tablet StarLite juga mendapat perhatian, dan disertakan tautan ke gambar mode kipas agresif di BIOS.
  • Muncul pertanyaan tentang kurangnya ulasan untuk produk lain dari perusahaan tersebut, Starfighter, serta lamanya waktu tunggu.
  • Beberapa pengguna menyatakan keraguan tentang kelayakan tablet x86, terutama karena konsumsi dayanya dibandingkan ARM.
  • Ada rasa ingin tahu tentang kemungkinan menjalankan Linux pada iPad lama yang sudah tidak bisa lagi diperbarui.