1 poin oleh GN⁺ 2023-08-21 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Pembahasan tentang konsep "pembalikan jarak diameter sudut": hubungannya dengan perluasan alam semesta dan dampaknya pada persepsi objek jauh
  • Perluasan alam semesta: galaksi saling menjauh seiring waktu, seperti balon yang diisi udara
  • Peregangan cahaya: cahaya dari galaksi jauh meregang selama perjalanannya, menghasilkan redshift dengan panjang gelombang yang lebih besar. Jarak yang lebih besar menyebabkan redshift yang lebih besar, sehingga galaksi yang sangat jauh tampak lebih merah
  • Titik tertentu dari "pembalikan jarak diameter sudut": saat redshift dan perluasan alam semesta berpadu sehingga objek jauh tampak diperbesar. Ini terjadi karena perluasan alam semesta mengimbangi bertambahnya jarak tempuh cahaya
  • Dalam model ΛCDM: pada kerangka kosmologi yang dominan, energi gelap dan materi gelap memengaruhi perluasan. Pada jarak sekitar 15 miliar tahun cahaya (setara dengan redshift 1,5), perluasan dan redshift menghasilkan titik "pembalikan". Setelah melewati titik ini, objek tampak lebih besar karena gabungan faktor-faktor tersebut
  • Gagasan ini digambarkan dengan jelas dalam komik xkcd: galaksi yang dekat lebih besar dan lebih terang, galaksi yang jauh lebih kecil, dan galaksi yang sangat jauh lebih besar tetapi lebih redup dan lebih merah
  • Untuk wawasan yang lebih mendalam, jelajahi materi tentang "memahami titik pembalikan jarak diameter sudut". Materi tersebut membantu memahami bagaimana perluasan alam semesta membentuk persepsi kita tentang kosmos.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-08-21
Komentar Hacker News
  • Diskusi tentang konsep bahwa objek yang sangat jauh seharusnya tampak membesar akibat ekspansi alam semesta.
  • Makalah edukatif berjudul "Expanding Confusion" (2003) direkomendasikan sebagai bacaan klasik tentang topik ini.
  • Dibahas konsep percepatan ekspansi alam semesta dan kecepatan cahaya yang tetap serta terbatas, disertai peringatan bahwa memahami keduanya secara bersamaan bisa jadi sulit.
  • Efek rotasi Terrell diangkat, yang menjelaskan bagaimana objek yang bergerak pada kecepatan relativistik dapat tampak seolah berotasi bagi pengamat.
  • Radiasi latar belakang gelombang mikro kosmik diajukan sebagai kemungkinan batas dari pembesaran ini, karena merupakan sisa Big Bang yang telah mengalami pembesaran dan pergeseran merah semaksimal mungkin.
  • Interpretasi vektor Poynting disebut sebagai topik lain yang juga bikin pusing.
  • Muncul pertanyaan tentang struktur di bagian terdalam alam semesta, termasuk apakah struktur sebelum pembentukan galaksi berukuran lebih kecil daripada galaksi tetapi menempati area langit yang besar.
  • Masa depan ekspansi alam semesta dibahas, dengan skenario hipotetis bahwa sebagian besar galaksi akan memiliki laju ekspansi yang begitu tinggi sehingga tidak lagi terlihat dari Bumi.
  • Penjelasan Neil deGrasse Tyson tentang alam semesta yang dapat diamati turut dirujuk.
  • Pertanyaan tentang galaksi Andromeda diajukan, yaitu apakah karena gerak galaksi yang relatif terhadap kita, bintang-bintang di sisi belakangnya seharusnya tampak berada di posisi berbeda di langit dibandingkan bintang-bintang di sisi depan.
  • Ada komentar bercanda tentang "menyetel inflasi" dalam konteks ekspansi alam semesta.
  • Dibahas pengaruh pembesaran terhadap deteksi objek jauh: cahaya menjadi lebih tersebar sehingga objek lebih sulit dideteksi, tetapi di sisi lain memungkinkan kita mengamati detail yang mungkin akan terlewat.
  • Diskusi ditutup dengan penyebutan komik xkcd yang menunjukkan efek pembesaran pada objek jauh, disertai komentar tentang betapa menakjubkannya konsep ini.