8 poin oleh GN⁺ 2023-09-02 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Organic Maps adalah aplikasi peta offline gratis untuk Android dan iOS yang dirancang bagi pelancong, turis, pendaki, dan pesepeda
  • Dibangun berdasarkan data OpenStreetMap yang dikontribusikan publik, serta merupakan fork sumber terbuka dari aplikasi Maps.me dengan fokus pada privasi
  • Mendukung 100% fungsi bahkan tanpa koneksi internet aktif
  • Menyediakan peta offline terperinci, rute sepeda, jalur pendakian, jalur jalan kaki, garis kontur, profil elevasi, puncak, lereng, serta navigasi belokan demi belokan dengan panduan suara
  • Juga menawarkan pencarian offline cepat, bookmark dan trek dalam format KML, KMZ, GPX, serta mode gelap untuk melindungi mata
  • Menghormati privasi pengguna, menghemat daya baterai, tidak menimbulkan biaya data seluler tak terduga, serta bebas dari iklan, pelacakan, pengumpulan data, dan fitur lain yang tidak diinginkan
  • Telah diverifikasi oleh Exodus Privacy Project dan TrackerControl untuk iOS, serta tidak meminta izin yang berlebihan

1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-02
Komentar Hacker News
  • Organic Maps adalah aplikasi baru yang semakin populer berkat antarmuka yang ramah pengguna dan fitur offline.
  • Aplikasi ini menawarkan UI yang sederhana dan jelas serta berbagai fitur, sehingga bisa menjadi alternatif kuat untuk Google Maps.
  • Salah satu ciri desain utamanya adalah pendekatan offline, di mana aplikasi mulai mengunduh saat pengguna memperbesar area lokasi, sehingga lebih mudah digunakan dibandingkan fitur offline Google Maps.
  • Aplikasi ini dikembangkan di Estonia, yang dikenal memiliki budaya TI dan perangkat lunak yang kuat.
  • Pengguna memuji fitur navigasi jalan kaki Organic Maps, dengan menyatakan bahwa aplikasi ini memilih rute yang menarik dan otomatis menghitung ulang rute saat pengguna mengubah arah.
  • Fitur offline aplikasi ini sangat berguna khususnya bagi pengguna di lokasi terpencil, tempat peta lain tidak akurat atau tidak dapat digunakan.
  • Organic Maps populer karena desainnya yang minimalis dan jalur menu yang singkat, tetapi beberapa pengguna menunjukkan tidak adanya rute bus sebagai kekurangan.
  • Aplikasi ini populer di kalangan pendaki berkat data jalurnya yang komprehensif dan kemampuannya untuk menggabungkan beberapa jalur.
  • Pengguna dapat berkontribusi pada data Organic Maps dengan mengedit data di OpenStreetMap.
  • Beberapa pengguna melaporkan adanya masalah pada fitur routing saat melintasi batas wilayah, dan memperingatkan bahwa sebagian data peta mungkin sudah usang.
  • Meski ada beberapa masalah kecil, tanggapan keseluruhan terhadap Organic Maps tetap positif, dengan pengguna memuji desain, fitur, dan kemampuan offline-nya.