- Core generasi ketiga berperforma tinggi yang sekelas dengan ARM Cortex X2 atau AMD Zen 4c
- Core 6-wide dengan eksekusi OOO (Out-Of-Order)
- Berkat reorder buffer berukuran besar dan kemampuan instruction fusion yang kuat, kapasitas reordering-nya sangat besar
- Memiliki penalti salah prediksi sebesar 8 siklus, yang tergolong cukup pendek dibanding CPU terbaru dari ARM/AMD/Intel
- Jika salah prediksi ditemukan pada tahap Ex dan dimulai ulang dari tahap pencarian instruction cache, penalti prediksinya hanya 7 siklus
- Karena itu, meskipun tidak menggunakan Micro-Op cache, pipeline-nya tetap sangat pendek
- Karena kecepatan clock kemungkinan akan berada di kisaran sekitar 3Ghz, ini merupakan pencapaian yang sangat mengesankan karena berhasil meraih kecepatan clock yang layak dengan pipeline yang lebih pendek dibanding pesaing
- (Artikel asli menjelaskan secara rinci tentang Branch Predictor, Intruction Fetch, Cache & Memory Access, tetapi isinya terlalu teknis sehingga di sini dihilangkan)
Kesimpulan
- ARM menunjukkan awal yang lambat saat bergerak dari mikrokontroler menuju pasar performa tinggi
- Baru pada 2007 ARM membuat core OOO pertamanya, Cortex A9, lalu sepanjang 2010-an secara bertahap menghadirkan core performa tinggi yang lebih besar dan membutuhkan daya lebih tinggi
- Mendorong batas performa bukan hal mudah, tetapi kini core ARM sudah bisa menjadi alternatif bagi produk Intel/AMD di pasar server
- RISC-V memulai jauh lebih lambat, tetapi menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat
- P870 dari SiFive terlihat sangat mirip dengan seri Cortex X milik ARM dalam hal kapasitas reordering, lebar core, dan unit eksekusi
Meskipun belum sepenuhnya setara, ambisi SiFive terlihat jelas lewat P870. Mereka "menginginkan sepotong pai ARM"
- Tantangan terbesar SiFive kemungkinan akan berada pada ekosistem software
- Ekstensi vektor RISC-V masih berada pada tahap awal, dan belum banyak orang yang benar-benar memahami RISC-V
- Compiler perlu disetel agar instruction fusion bisa terjadi dengan baik
- ARM mengalami masa sulit di dunia software, dan RISC-V kemungkinan juga harus melalui proses sulit yang sama
4 komentar
Di Alibaba, ternyata mereka juga menjual laptop RISC-V.
Memang masih jauh, tetapi kalau melihat kecepatan perkembangannya, ini sangat mengesankan.
Di artikel https://id.news.hada.io/topic?id=10695 diprediksi bahwa pada 2030 mesin Windows berbasis ARM akan menjadi sebanyak x86, dan sepertinya variabel besar dari prediksi ini adalah RISC-V. (Bagaimanapun jadinya, x86 tetap kasihan;;; )
Aduh, saya ingin membeli saham SiFive.....
OOO merujuk ke Mengapa chip Apple M1 begitu cepat? dan M1 menandakan kebangkitan RISC-V