- Para peneliti di Rice University telah mengembangkan material magnetoelektrik yang dapat menyambungkan kembali saraf yang terputus.
- Material ini merupakan material pertama yang dapat menstimulasi jaringan saraf secara langsung.
- Material ini dapat menstimulasi jaringan saraf dengan cara yang minim invasif melalui proses mengubah medan magnet menjadi medan listrik.
- Material ini melakukan konversi magneto-elektrik 120 kali lebih cepat dibandingkan material serupa.
- Para peneliti menunjukkan bahwa material ini dapat digunakan pada model tikus untuk menghubungkan celah pada saraf tulang belakang yang rusak.
- Material ini berpotensi merevolusi terapi stimulasi saraf, sehingga dapat dibuat jauh lebih minim invasif.
- Material magnetoelektrik ini terdiri dari lapisan piezoelektrik timbal zirkonat titanat yang dijepit di antara dua lapisan magnetostriktif dari paduan kaca logam.
- Para peneliti menumpuk platinum, hafnium oksida, dan seng oksida di atas film magnetoelektrik asli untuk menciptakan respons nonlinier.
- Material ini juga dapat digunakan di bidang aplikasi lain seperti penginderaan dan memori pada perangkat elektronik.
- Riset ini didukung oleh National Science Foundation dan National Institutes of Health.
1 komentar
Komentar Hacker News