3 poin oleh GN⁺ 2023-10-15 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Microsoft telah merampungkan akuisisi Activision Blizzard, pembuat 'Call of Duty' dan 'World of Warcraft', senilai 69 triliun won
  • Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (CMA) awalnya memblokir transaksi ini karena kekhawatiran bahwa Microsoft dapat memonopoli pasar cloud gaming yang sedang tumbuh
  • Microsoft secara signifikan meredakan kekhawatiran CMA dengan menjual hak cloud gaming kepada pesaing Prancis Activision, Ubisoft
  • CMA mengonfirmasi persetujuan transaksi setelah yakin bahwa Microsoft tidak akan memiliki "monopoli" atas cloud gaming
  • Berkat konsesi Microsoft terkait cloud gaming, Ubisoft dapat menawarkan layanan langganan multi-game dan memungkinkan penggunaan sistem operasi non-Windows untuk konten Activision, sambil menjaga harga layanan tersebut tetap kompetitif
  • Konsesi tersebut juga mencakup perjanjian 15 tahun dengan Ubisoft, yang mencegah judul-judul Activision ditawarkan secara eksklusif di layanan Xbox Cloud Gaming milik Microsoft
  • CEO Microsoft Gaming Phil Spencer memandang transaksi ini sebagai cara bagi Microsoft untuk memasuki pasar game mobile senilai lebih dari 90 triliun won
  • Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) tetap menentang transaksi ini, tetapi gagal mencegah Microsoft dan Activision menyelesaikannya

1 komentar

 
GN⁺ 2023-10-15
Komentar Hacker News
  • Microsoft menuntaskan akuisisi Activision Blizzard senilai 69 triliun won.
  • Sebagian penggemar berharap franchise StarCraft akan dihidupkan kembali di bawah kepemilikan Microsoft.
  • Regulator Inggris awalnya menentang transaksi ini karena khawatir daya saing cloud gaming akan menurun.
  • Microsoft memberikan hak streaming game kepada Ubisoft agar transaksi Activision dapat terlaksana.
  • Ubisoft memegang hak cloud streaming penuh dan eksklusif atas semua game Activision yang saat ini tersedia secara komersial serta game yang akan dirilis selama 15 tahun ke depan.
  • Dampak akuisisi ini mungkin baru akan terlihat saat konsol generasi berikutnya dirilis.
  • Sebagian orang percaya akuisisi ini dapat meningkatkan persaingan di industri game, khususnya terhadap Sony.
  • Sebagian lainnya khawatir akuisisi ini akan mengurangi persaingan dan berdampak negatif bagi konsumen.
  • Ada kekhawatiran bahwa FTC dan SEC gagal melindungi konsumen dari monopoli.
  • Muncul pertanyaan apakah Microsoft dapat memanfaatkan studio game yang diakuisisinya secara efektif.
  • Microsoft memegang hak cipta atas fiksi interaktif Infocom seperti Zork, Enchanter, Deadline, dan HHGttG.
  • Ada pertanyaan apakah Microsoft dapat kembali menghidupkan franchise Activision/Blizzard.
  • Ada anggapan bahwa fokus Microsoft mungkin tertuju pada optimalisasi game untuk platform Xbox.
  • Ada kekhawatiran bahwa bangkitnya konsol game dapat berdampak negatif pada game PC yang mendalam dan kompleks.
  • Dalam industri game yang sudah melampaui TV dan film dari sisi pendapatan, Satya Nadella dipuji karena membawa Microsoft memimpin.
  • Ada kekhawatiran soal potensi pelanggaran antimonopoli terkait akuisisi ini.