1 poin oleh GN⁺ 2023-11-01 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Homeschooling meningkat tajam selama pandemi dan muncul sebagai bentuk pendidikan dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat pada tahun ajaran 2022-23
  • Peningkatan homeschooling terlihat secara nasional, dari Upper Manhattan hingga Eastern Kentucky, dan tidak terbatas pada kelompok demografis atau kelompok politik tertentu
  • Menurut analisis The Washington Post, berdasarkan data yang dikumpulkan dari ribuan distrik sekolah, pertumbuhan homeschooling jauh melampaui sekolah swasta dan sekolah negeri
  • Pertumbuhan homeschooling dianggap sebagai perubahan penting dalam sistem pendidikan Amerika Serikat dan dapat memengaruhi masyarakat, sekolah negeri, serta anak-anak yang menjalani homeschooling
  • Karena perbedaan regulasi antarnegara bagian, sulit memperoleh data yang akurat tentang homeschooling, tetapi The Washington Post dapat mengumpulkan data yang andal dari 32 negara bagian dan District of Columbia
  • Hasil analisis menunjukkan bahwa di negara bagian dengan jumlah siswa yang sebanding, homeschooling meningkat 51% selama enam semester terakhir, dibandingkan dengan kenaikan 7% pada pendaftaran sekolah swasta dan penurunan 4% pada pendaftaran sekolah negeri
  • The Washington Post memperkirakan bahwa saat ini antara 1,9 juta hingga 2,7 juta anak di Amerika Serikat menjalani homeschooling
  • Peningkatan homeschooling memunculkan kekhawatiran tentang kurangnya regulasi dan pengawasan, dan para kritikus berpendapat bahwa tidak ada jaminan anak-anak yang menjalani homeschooling menerima pendidikan yang memadai
  • Pertumbuhan homeschooling dapat memengaruhi pendanaan sekolah negeri, karena pendanaan sering kali terkait dengan jumlah siswa yang terdaftar
  • Meskipun homeschooling terus tumbuh, di sebagian besar wilayah jumlahnya masih merupakan bagian kecil dari total populasi usia sekolah

1 komentar

 
GN⁺ 2023-11-01
Komentar Hacker News
  • Homeschooling adalah konsep dengan beragam motivasi dan metode, sehingga tidak boleh dipandang sebagai satu entitas tunggal.
  • Sejumlah keluarga berhasil dengan homeschooling dan menciptakan lingkungan belajar berbasis komunitas yang menantang cara berpikir yang terisolasi.
  • Namun, ada juga pengalaman negatif terkait homeschooling; beberapa orang merasa telah melewatkan sosialisasi dan pendidikan penting.
  • Peningkatan homeschooling mungkin didorong oleh kekhawatiran terhadap keselamatan di sekolah, dan seringnya penembakan di sekolah menjadi faktor penting.
  • Sebagian orang tua memilih homeschooling karena ketidakpuasan terhadap sistem sekolah negeri, dengan menyoroti masalah seperti perubahan kurikulum dan sikap anti-pendidikan.
  • Aspek sosialisasi dalam pendidikan sekolah tradisional, termasuk pengalaman perundungan di sekolah, juga menjadi faktor yang membuat sebagian orang tua memutuskan homeschooling.
  • Ada kekhawatiran bahwa homeschooling merupakan solusi sementara atas masalah mendalam dalam sektor pendidikan publik, seperti kekurangan dana dan kekurangan guru.
  • Kemampuan orang tua untuk mendidik anak secara efektif dan kemungkinan homeschooling berkontribusi pada pemisahan sosial juga menjadi perhatian.
  • Ada dua kategori utama homeschooler: mereka yang mencari pendidikan tambahan di luar yang disediakan sekolah negeri, dan mereka yang sering kali karena alasan agama ingin membatasi paparan anak terhadap informasi tertentu.
  • Karena homeschooling merupakan praktik dasar sepanjang sebagian besar sejarah manusia, peningkatannya dapat dilihat bukan sebagai tren baru, melainkan sebagai kembalinya metode tradisional.