4 poin oleh GN⁺ 2023-11-03 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Bear Blog berfokus pada artikel tentang analitik menggunakan CSS, dengan penekanan pada kecepatan, efisiensi, dan stabilitas
  • Bear Blog menghindari penggunaan JavaScript sisi klien karena kelemahan pemblokir iklan dan ketidakmampuan membedakan trafik bot dan manusia
  • Penulis menjelaskan keterbatasan analitik menggunakan log server, yang memperlakukan semua trafik secara setara dan tidak dapat mengidentifikasi trafik bot secara akurat
  • Solusi dari penulis adalah memicu pembacaan dengan CSS menggunakan kode berikut: body:hover { border-image: url("/hit/{{ post.id }}/?ref={{ request.META.HTTP_REFERER }}");}.
  • Metode ini terpicu ketika pengguna menggerakkan kursor di atas halaman atau menggulir di perangkat seluler, dan penulis meyakini ini sebagai indikator trafik manusia yang andal
  • Sistem memeriksa user-agent untuk memastikan itu bukan bot, mengekstrak informasi browser dan platform, serta membuat "pembacaan" unik untuk halaman dengan melakukan hash pada alamat IP dan tanggal
  • Sistem tidak menyimpan cookie browser maupun informasi identitas pembaca di server
  • Keterbatasan metode ini diakui: beberapa pembacaan dari perangkat berbeda pada alamat IP yang sama dihitung sebagai satu pembacaan
  • Meski demikian, penulis meyakini metode ini memberikan jumlah pembacaan yang akurat dan lebih sederhana dibanding banyak bentuk pelacakan analitik lainnya

1 komentar

 
GN⁺ 2023-11-03
Komentar Hacker News
  • Penulis artikel menjelaskan bahwa mereka menggunakan hash alamat IP untuk mencegah tampilan duplikat dalam sehari, sehingga setiap page view pada dasarnya menjadi unik. Di akhir setiap hari, pekerjaan worker mengosongkan data ini sambil tetap mempertahankan informasi jumlah tayangan.
  • Seorang komentator menganggap ide menggunakan CSS sebagai pemicu untuk analitik sangat keren, dan membagikan contoh penggunaan grid persegi tak terlihat yang dioverlay di atas halaman untuk pelacakan mouse. Masing-masing memiliki gambar latar unik yang dipicu saat hover.
  • Komentator lain mengecam praktik sekadar melakukan hashing pada tanggal dan IP untuk menganonimkan alamat IP sebagai security theater, seraya menyoroti bahwa hash kriptografis dirancang agar cepat sehingga bisa diserang dengan brute force untuk menemukan alamat IP.
  • Seorang pengguna menunjukkan bahwa metode body:hover kemungkinan besar akan melewatkan sebagian besar pengguna "keyboard-only" dan user agent yang tidak menggunakan perangkat pointer (teknologi bantu), serta menekankan perlunya pendekatan yang lebih inklusif.
  • Pengguna lain percaya bahwa jika analitik CSS menjadi populer, pengguna akan makin jenuh dengan keseluruhan konsep analitik dan juga akan mencoba mengakalinya.
  • Beberapa komentator memuji penggunaan CSS yang cerdas untuk analitik, sambil membagikan upaya serupa mereka sendiri, seperti memuat gambar palsu dengan tag <img>.
  • Seorang pengguna mempertanyakan tujuan mengumpulkan data analitik untuk blog pribadi dalam konteks nonkomersial.
  • Pengguna lain menyarankan untuk mendapatkan informasi ini dari server HTTP alih-alih menggunakan analitik CSS.