2 poin oleh GN⁺ 2023-11-07 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Artikel tentang insiden ketika peserta pertemuan pemilik NFT Bored Ape mengalami nyeri mata parah dan kehilangan penglihatan
  • Konferensi bernama ApeFest ini diselenggarakan di Hong Kong oleh Yuga Labs, perusahaan induk Bored Ape Yacht Club, dari 3 hingga 5 November.
  • Acara ini merupakan acara eksklusif hanya untuk para pemilik Bored Ape NFTs, yang sempat tumbuh pesat pada 2021 tetapi belakangan mengalami kejatuhan besar sehingga banyak investor menanggung kerugian besar.
  • Para peserta melaporkan terbangun di tengah malam dengan nyeri mata parah dan kehilangan penglihatan setelah pertunjukan yang banyak menggunakan laser dan blacklight.
  • Beberapa peserta harus menerima bantuan medis, dan satu orang mengklaim bahwa pencahayaan UV di panggung menyebabkan gejalanya. Efeknya mirip dengan paparan sinar matahari.
  • Insiden ini meningkatkan kekhawatiran tentang langkah-langkah keselamatan di acara semacam ini.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-11-07
Opini Hacker News
  • Para peserta konferensi Bored Ape terpapar laser hijau dan mengalami nyeri mata serta kehilangan penglihatan.
  • Laser hijau dibuat dari laser IR melalui kristal pengganda frekuensi, yang mengubah IR menjadi cahaya hijau. Namun, jika kualitas kristalnya buruk, laser dapat memancarkan IR tak terlihat ke arah yang berbeda dari cahaya tampak, sehingga bisa merusak mata.
  • Sekitar 2.250 orang menghadiri konferensi tersebut, dan puluhan di antaranya mengeluhkan sensasi terbakar pada mata serta gangguan penglihatan.
  • Dalam situasi seperti ini, ada kartu murah yang dapat berguna untuk memeriksa paparan UVC.
  • Konferensi ini diselenggarakan oleh para promotor Bored Ape Yacht Club (BAYC), yang sebelumnya terlibat dalam promosi rave dan proyek metaverse.
  • Sebagian orang berspekulasi bahwa UV-C blacklight mungkin digunakan di acara tersebut, dan bahwa penyelenggara mungkin tidak menyadari potensi risikonya bagi kesehatan.
  • Insiden ini memicu kritik terhadap NFT dan kripto, dan sebagian orang menyarankan agar menjauhinya.
  • Muncul pertanyaan tentang pengelolaan acara ini, khususnya terkait tidak adanya penanganan panggung dan pencahayaan yang profesional.
  • Insiden ini mungkin disebabkan oleh penggunaan lampu UVC (sterilisasi), yang dapat menyebabkan luka bakar dan nyeri mata.
  • Insiden ini memicu diskusi tentang keamanan peralatan pencahayaan pertunjukan dan tanggung jawab peserta dalam menilai potensi risiko.