- Pengembang Apple, Jeff Johnson, telah mengorganisasi boikot terhadap Feedback Assistant milik Apple sejak 6 November 2023.
- Boikot ini mencakup pengiriman umpan balik baru ke Feedback Assistant, mencantumkan berbagai masalah, dan menyatakan niat peserta untuk memboikot sampai masalah tersebut diselesaikan.
- Para pengembang didorong untuk tidak mengirimkan umpan balik baru kecuali Apple memperbaiki masalah-masalah ini.
- Boikot ini tidak menghalangi para pengembang untuk mengirimkan laporan melalui media sosial, blog, podcast, atau sistem pelaporan bug publik Apple lainnya.
- Tujuan utama boikot ini adalah mendorong perubahan tertentu pada Feedback Assistant, yang menurut Johnson merupakan pelapor bug paling bermusuhan yang pernah ia lihat sejauh ini.
- Johnson mencantumkan berbagai masalah terkait Feedback Assistant, termasuk Apple yang mengatakan atau menolak mengatakan apakah mereka dapat mereproduksi bug yang dilaporkan, menutup umpan balik tanpa persetujuan dari pengirimnya, meminta pengembang untuk "memverifikasi" umpan balik pada beta terbaru meskipun Apple belum memperbaiki bug tersebut, serta tidak adanya kemampuan untuk mengirimkan umpan balik melalui web.
- Johnson berpendapat bahwa Apple tampaknya menganggap waktunya sendiri lebih penting daripada waktu para pengembang eksternal, dan tidak merasa bersalah karena membuang waktu mereka.
- Boikot ini juga dapat digambarkan sebagai aksi mogok kerja, karena Apple memanfaatkan para pengembang sebagai tenaga kerja QA tanpa bayaran dalam skala besar.
- Boikot ini bertujuan menekan Apple agar meningkatkan Feedback Assistant, sekaligus menunjukkan kepada para pengembang bahwa mereka sebenarnya tidak perlu mengirimkan laporan bug ke Apple.
- Johnson menyatakan bahwa jika Apple memutuskan untuk tidak menyelesaikan masalah terkait Feedback Assistant, niatnya adalah memboikot selamanya.
1 komentar
Opini Hacker News