11 poin oleh ninebow 2023-11-22 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Gambaran umum

  • Ini adalah materi tentang kondisi AI yang dipresentasikan oleh Sri Viswanath dari Coatue Ventures pada acara Cerebral Valley AI Summit.

  • Coatue Ventures adalah perusahaan investasi (VC) yang telah mengamati bidang AI selama lebih dari 10 tahun dan berinvestasi di lebih dari 50 perusahaan terkait AI.

  • Secara khusus, laporan ini menonjol karena memublikasikan analisis atas berbagai metrik dari HuggingFace dan GitHub.

  • Jika 2002 adalah tahun yang memicu pertumbuhan eksplosif AI, maka 2023 adalah tahun ketika gelombang AI mulai mengambil bentuk dan mulai memengaruhi bidang yang lebih luas.

AI dapat melampaui hambatan dan meningkatkan dunia secara bermakna

  • Dengan menggunakan GitHub Copilot, pekerjaan dapat diselesaikan lebih dari 50% lebih cepat, dan biaya dukungan pelanggan menurun hingga 95%.

  • Pengguna menjadi lebih puas, waktu respons menjadi lebih cepat, dan menurut hasil riset BCG, kualitas kerja pengetahuan juga meningkat sekitar 40%.

  • AI sedang menemukan titik terobosannya, dan diharapkan akan memengaruhi kehidupan sehari-hari kita serta perekonomian modern secara keseluruhan.

Open source adalah jantung AI, tetapi tidak semuanya setara

  • Riset open source, data, dan komunitas adalah inti dari revolusi AI. Dari makalah transformer hingga model Llama-2 terbaru, open source telah memungkinkan para engineer untuk terus menyempurnakan AI secara berulang.

  • Namun, tidak semua open source benar-benar 'terbuka (open)', dan belakangan ini beberapa perusahaan menunjukkan kecenderungan untuk tidak mengungkap isi atau hasil riset, atau tetap menutup model mereka.

  • Meski demikian, kami melihat komunitas AI open source terus tumbuh dengan sangat aktif:

    • Per November 2023, lebih dari 200 ribu developer di GitHub berkontribusi pada proyek AI.

    • Selain itu, lebih dari 300 ribu model telah dipublikasikan di Hugging Face, dan jumlah anggota kanal Discord terkait AI telah melampaui 18 juta orang.

Perlu memahami tech stack baru yang berpusat pada AI

  • Gelombang AI yang terus datang sedang mengubah tech stack untuk membangun layanan.

  • Developer dan investor perlu memahami komponen setiap stack dan bagaimana komponen-komponen itu saling berinteraksi.

  • Hingga saat ini, layer model AI menerima investasi terbesar, tetapi inovasi akan terjadi di seluruh area, mulai dari data center untuk AI hingga aplikasi pengguna akhir.

Model AI

  • Kami menilai bahwa model telah memulai era "menyediakan kecerdasan sebagai layanan" (IQaaS: intelligence-as-a-service), dan pemenangnya akan ditentukan oleh persaingan dalam talenta, data, dan daya komputasi.

  • Meningkatkan skala performa model juga berarti meningkatkan skala dataset berkualitas tinggi. Model yang dilatih dengan dataset hasil pruning dan kurasi berukuran 30% dari ukuran sebelumnya juga dapat bekerja dengan baik, dan data sintetis serta umpan balik pengguna juga merupakan area potensial untuk dieksplorasi.

Daya komputasi dan platform cloud

  • Akselerator hardware seperti GPU memegang peran dasar dalam tenaga AI. Permintaan GPU yang tak henti-hentinya telah memicu efek berantai ke seluruh ekonomi kita, mulai dari tekanan pada jaringan listrik, pendorong pertumbuhan rantai pasok semikonduktor, hingga percepatan kembali permintaan layanan cloud.

  • Seiring AI makin menjadi arus utama, kami memperkirakan beban yang muncul dari pekerjaan inferensi (inference) akan menjadi jauh lebih intensif secara komputasi. Biaya untuk melayani 100 juta pengguna GPT-4 dapat mencapai 4 kali lipat dari biaya yang dibutuhkan untuk melatih model tersebut.

Alat developer

  • Salah satu perubahan besar sejak ledakan AI pada 2022 adalah demokratisasi AI dan munculnya AI engineer, yang melahirkan alat AI Ops baru untuk melatih / fine-tuning / menerapkan model.

  • Munculnya lapisan alat AI Ops yang aktif telah membuka akses AI bagi sekitar 30 juta developer di dunia, dan ini diperkirakan dapat menciptakan potensi eksplosif di dalam lapisan aplikasi.

Aplikasi AI

  • Kami melihat adopsi aplikasi AI baru saja dimulai, dan memperkirakan akan muncul lebih banyak use case ke depan.

  • Minat konsumen dan perusahaan terhadap AI sudah mulai mendapatkan momentum, mulai dari ranah kreatif seperti Runway dan Tome hingga ranah profesional seperti Replit atau Aurora Solar.

Pandangan Coatue: AI terbaik belum hadir

  • Ke depan, AI di dunia nyata diperkirakan akan menjadi lebih mudah diakses, lebih skalabel, dan lebih berguna. Selain itu, bahasa alami seperti bahasa Inggris diprediksi akan menjadi bahasa pemrograman terbaik.

  • AI diperkirakan akan memungkinkan lebih banyak orang mengembangkan software seperti halnya developer, serta melatih AI dengan dataset milik masing-masing individu untuk menciptakan fungsi baru di bidang seperti healthcare atau retail.

  • Selain itu, melalui riset yang berkelanjutan, model AI diharapkan terus berinovasi hingga menjadi lebih cerdas dan memiliki lebih banyak kemampuan. Artinya, AI terbaik masih belum datang.

  • Dalam jangka pendek, tampaknya perlu berfokus pada penyelesaian halusinasi keluaran model AI, memungkinkan berbagai use case multimodal, menurunkan biaya, serta membuat deployment AI lebih mudah dan aman.

  • Dalam jangka panjang, pengembangan AI dipandang akan menjadi tantangan di ranah engineering untuk menskalakan AI bagi miliaran pengguna. Selain itu, ada pandangan optimistis bahwa para inovator AI akan mengembangkan kemampuan baru untuk menciptakan AI yang berguna bagi kita semua.

1 komentar

 
ninebow 2023-11-22

Lihat PDF lengkap

https://drive.google.com/file/d/1gQhYT7j6b2wJmrFZHNeQgTiWPyTsjOfX/view

(⚠️Iklan⚠️) Lihat konten yang sama seperti di atas beserta slide-nya di komunitas PyTorch berbahasa Korea

https://discuss.pytorch.kr/t/ai-the-coming-revolution-pdf-115p/2906