3 poin oleh GN⁺ 2023-12-05 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Latar belakang pembubaran tim investigasi Facebook Files di Universitas Harvard

  • Universitas Harvard membubarkan tim pakar manipulasi informasi daring setelah menerima donasi sebesar $500 juta dari yayasan yang dijalankan Mark Zuckerberg dari Facebook dan istrinya, Priscilla Chan.
  • Dr. Joan Donovan mengalami perlawanan institusional dan pemecatan saat menganalisis ribuan dokumen dalam proyek Technology and Social Change Research Project (TASC) Harvard yang mengungkap bagaimana Facebook mengetahui dampak buruk platformnya terhadap publik.
  • Dr. Donovan menyatakan bahwa saat menganalisis Facebook Files bersama tim penelitinya di Harvard Kennedy School (HKS), ia menerima pengawasan dan tekanan mendadak dari pimpinan sekolah.

Tekanan terhadap tim investigasi Harvard dan proses pembubarannya

  • Dr. Donovan berupaya membuat arsip terbuka agar Facebook Files bisa diteliti dan dianalisis secara publik, namun kemudian mengalami kampanye penindasan selama dua tahun oleh dekan HKS, Douglas Elmendorf.
  • Universitas Harvard menghentikan riset TASC dan memasang pembatasan serta hambatan birokratis untuk mencegah temuan Dr. Donovan menantang narasi publik Meta yang keliru.
  • Langkah-langkah ini terjadi ketika Harvard menerima donasi terbesar dalam sejarahnya dari Chan Zuckerberg Initiative.

Tindakan dan tuntutan Dr. Joan Donovan

  • Dr. Donovan mengirim pengaduan whistleblower resmi kepada Universitas Harvard, Departemen Pendidikan AS, dan kantor jaksa agung Massachusetts, serta menuntut investigasi yang mendesak dan adil atas pengaruh yang tidak semestinya di HKS.
  • Kini menjabat sebagai asisten profesor di Boston University, Dr. Donovan pernah mengajar manipulasi media dan manipulasi informasi di HKS, serta memiliki visi untuk menganalisis Facebook Files guna memastikan akuntabilitas publik.
  • Kasus ini dipandang sebagai peluang penting bagi kalangan hukum, regulator, dan akademisi untuk menangani strategi merugikan dari pemangku kepentingan yang kuat dan kaya terhadap riset demi kepentingan publik.

Opini GN⁺

Hal terpenting dalam artikel ini adalah tuduhan bahwa Universitas Harvard membubarkan tim yang mengejar kebebasan riset dan kebenaran akademik setelah menerima donasi dalam jumlah sangat besar. Ini menunjukkan bagaimana independensi akademik dan netralitas penelitian dapat terancam oleh pengaruh eksternal, khususnya dalam riset yang berkaitan dengan perusahaan teknologi dengan dampak sosial besar. Situasi ini punya makna penting bagi para peneliti maupun masyarakat umum, dan menunjukkan perlunya diskusi serta perbaikan untuk menjaga kebebasan akademik dan independensi riset. Artikel ini menarik karena membahas topik sensitif berupa persoalan etika di dunia akademik dan pengaruh korporasi di dalamnya.

2 komentar

 
xguru 2023-12-05

Pakar propaganda yang disingkirkan menuduh Harvard tunduk pada Meta

Komentar untuk artikel ini juga bisa dilihat di sini.

 
GN⁺ 2023-12-05
Opini Hacker News
  • Tautan artikel terkait

  • Kekhawatiran tentang penurunan nilai merek

    • Melihat seberapa cepat nilai mereknya menurun, rasanya sekarang sudah hampir waktunya mengamankan uang dan kabur.
  • Pendapat pribadi

    • Rasanya mereka akan membutuhkan dana donasi itu.