Resolusi tahun baru: berharap perusahaan antipembajakan berhenti mengirim pemberitahuan DMCA yang keliru
- Sejak 1 Januari 2024, TorrentFreak diam-diam berharap perusahaan antipembajakan berhenti mengirim pemberitahuan DMCA yang tidak berdasar terhadap mereka.
- Pada awal 2023, pelaku utamanya sudah mengirim pemberitahuan DMCA bahkan sebelum tiga minggu berlalu, sementara yang lain masih mengirimkannya hingga dua hari lalu.
- Pemberitahuan DMCA dapat diajukan terhadap pihak ketiga yang menggunakan karya berhak cipta tanpa izin, dan platform harus menerimanya lalu menurunkan kontennya.
Tahun baru 2023: damai selama 19 hari
- Hingga 19 Januari 2023, tidak ada pemberitahuan DMCA langsung melalui email, dan juga tidak ada pemberitahuan ke Google.
- Pada 20 Januari, Google menerima permintaan untuk mengecualikan artikel yang terbit empat hari sebelumnya dari hasil pencarian.
- Mereka menilai penangkapan operator aplikasi bajakan PikaShow di India sebagai berita yang layak diberitakan, tetapi masalah muncul akibat pemberitahuan DMCA berulang yang berasal dari India.
Menulis tentang 'House of the Dragon' yang disebut melanggar hak Warner Bros.
- Pada 22 Oktober 2022, mereka memberitakan bahwa final musim "House of the Dragon" dari HBO bocor ke internet dua hari sebelum penayangan resminya.
- Setelah masalah terkait PikaShow, keheningan DMCA selama hampir dua minggu berakhir ketika Markscan mengirim pemberitahuan ke Google dengan klaim bahwa mereka melanggar hak cipta Warner.
Peringatan untuk bot DMCA
- Jika Google tidak cukup teliti, pemberitahuan DMCA yang diterima langsung harus diperlakukan sebagai dokumen hukum.
- Pada 3 April 2023, mereka menerima email berjudul 'copyright claim' dari DigiGuardians Inc. yang berbasis di Turki.
- Karena URL yang diberikan bukan TorrentFreak.com melainkan domain lain, mereka tidak dapat memenuhi persyaratan DMCA tersebut.
Lebih banyak pemberitahuan DMCA untuk situs lain
- Pada 4 April 2023, DigiGuardians mengirim pemberitahuan DMCA serupa yang menuntut penghapusan 50 URL.
- DigiGuardians menawarkan kerja sama terkait posting berita, tetapi TorrentFreak menolak tawaran itu karena mereka adalah situs berita.
Hantam bot itu
- Mereka nyaris melupakan pemberitahuan keliru yang mengganggu sebelumnya, tetapi pada 14 Desember pemberitahuan mulai berdatangan lagi.
- Kali ini mereka diminta menghapus URL terkait film 'Muhteşem İkili', tetapi URL yang dipermasalahkan ternyata merupakan domain baru yang sama sekali berbeda.
Pendapat GN⁺:
- Artikel ini membantu memahami kompleksitas perlindungan hak cipta dan pengelolaan konten digital dengan menyoroti penyalahgunaan pemberitahuan DMCA dan masalah yang ditimbulkannya.
- Artikel ini menekankan peran penting platform seperti Google dan pentingnya peninjauan yang cermat terhadap klaim pelanggaran hak cipta.
- Jika kesalahan perusahaan antipembajakan terus berulang, menyoroti masalah ini secara terbuka dapat membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi sistem pengelolaan hak cipta.
1 komentar
Komentar Hacker News
Harapan untuk revisi DMCA
Kasus Yout vs RIAA
Perlunya reformasi hak cipta
Opsi pemulihan hukum untuk Torrentfreak
Kritik terhadap DMCA